Bawa Slogan Hentikan Ekstremisme, Swiss Bakal Ganyang Cadar, Burqa, dan Niqab di Depan Umum

Bawa Slogan Hentikan Ekstremisme, Swiss Bakal Ganyang Cadar, Burqa, dan Niqab di Depan Umum Kredit Foto: Washington Post

Swiss telah memilih mendukung pelarangan penutup wajah cadar di depan umum, termasuk burqa atau niqab yang dikenakan oleh wanita Muslim.

Hasil resmi menunjukkan orang yang setuju hal ini diterapkan mencapai 51,2 persen mengalahkan orang yang tidak setuju yakni 48,8% dalam referendum yang digelar pada Minggu (7/3/2021).

Baca Juga: Perdagangan Indonesia–Swiss, Sawit Jadi Fokus Pemungutan Suara

Proposal dalam referendum tidak menyebutkan Islam secara langsung dan juga ditujukan untuk menghentikan pengunjuk rasa jalanan yang menggunakan penutup muka. Namun, pemungutan suara itu secara luas disebut sebagai "larangan burka".

Proposal itu diajukan oleh sayap kanan Partai Rakyat Swiss (SVP) yang berkampanye dengan slogan-slogan seperti "Hentikan ekstremisme".

Ketua komite referendum dan anggota parlemen SVP Walter Wobmann menggambarkan penutup wajah ata cadar Muslim sebagai "simbol Islam politik ekstrim yang telah menjadi semakin menonjol di Eropa dan tidak memiliki tempat di Swiss".

"Di Swiss tradisi kami adalah menunjukkan wajah Anda. Itu tanda kebebasan dasar kami," katanya.

Sebuah kelompok Islam Swiss terkemuka mengatakan itu adalah "hari yang gelap" bagi umat Islam.

"Keputusan hari ini membuka luka lama, semakin memperluas prinsip ketidaksetaraan hukum, dan mengirimkan sinyal yang jelas untuk mengucilkan minoritas Muslim," kata Dewan Pusat Muslim dalam sebuah pernyataan. Dia menambahkan pihaknya menantang keputusan di pengadilan.

Sementara itu, pemerintah Swiss telah menentang larangan tersebut dengan mengatakan bahwa negara tidak berhak mendikte apa yang dikenakan wanita.

Faktanya, Indonesia berada di urutan kedua terbawah dari 61 negara di dunia dalam hal minat baca. Mau sampai kapan? Mulai aja dulu dari #BacaSampaiTuntas

Selanjutnya
Halaman

Lihat Sumber Artikel di Okezone Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Okezone. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Okezone.

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini