Kemungkinan Besar Moeldoko Bakal Raih SK Kemenkumham, Agar Menang SBY dan AHY Harus Begini...

Kemungkinan Besar Moeldoko Bakal Raih SK Kemenkumham, Agar Menang SBY dan AHY Harus Begini... Kredit Foto: Antara/Muhammad Adimaja

Ketua Umum (Ketum) Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) telah ditikung oleh anak buah Presiden Joko Widodo (Jokowi) yakni, Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko.

Moeldoko telah resmi terpilih sebagai Ketum Partai Demokrat versi Kongres Luar Biasa (KLB) di Deli Serdang, Sumatera Utara pada Jumat, 5 Maret 2021 kemarin.

Baca Juga: Hari Ini AHY dan Meoldoko Bakal Perang di Kemenkumham, Mahfud MD Janji Tak Akan Main-main

Soal apakah Partai Demokrat Moeldoko akan mendapat legalitas lewat Surat Keputusan Menteri Hukum dan HAM (SK Menkumham).

Pakar Komunikasi Politik dari Universitas Paramadina Jakarta, Hendri Satrio memprediksi kemungkinan besar Moeldoko akan mendapatkan SK tersebut. 

Menurut pria yan akrab disapa Hensat ini, bisa saja Moeldoko telah mendapat jaminan itu sebelum ia melancarkan aksinya dalam KLB di Deli Serdang.

"Kemungkinan besar dia mendapatkan itu, karena dia berani aksi karena mungkin sudah dapat jaminan," kata Hensat saat dihubungi, Senin (8/3/2021).

Namun demikian, Direktur Eksekutif KedaiKOPI ini mengungkap hal yang bisa membuat AHY bersama Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menyelamatkan partai Bintang Mercy itu yakni, membuat komitmen untuk mendukung Pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) dan pemerintah. Sehingga, dipastikan Moeldoko akan gagal menguasai Demokrat.

"Tapi hal skenario ini bisa kocar kacir bila SBY-AHY bersepakat dengan Jokowi bahwa demi kembalinya Demokrat ke Cikeas, SBY-AHY komit untuk mendukung Jokowi tanpa kursi menteri," tandasnya.

Faktanya, Indonesia berada di urutan kedua terbawah dari 61 negara di dunia dalam hal minat baca. Mau sampai kapan? Mulai aja dulu dari #BacaSampaiTuntas

Lihat Sumber Artikel di SINDOnews Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan SINDOnews. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab SINDOnews.

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini