Gawat, Junta Myanmar Gunakan Spyware dan Peralatan Militer Israel

Gawat, Junta Myanmar Gunakan Spyware dan Peralatan Militer Israel Kredit Foto: AP Photo

Data yang dikumpulkan dengan teknologi Cellebrite digunakan untuk menghukum dua jurnalis Reuters pada 2018. Khin Maung Zaw, yang mewakili jurnalis, mengatakan teknologi itu juga digunakan dalam kasus pengadilan pada 2019 dan 2020.

"Departemen keamanan siber masih menggunakan teknologi itu," ucap Zaw.

"Sepengetahuan saya, mereka menggunakan Cellebrite untuk memindai dan memulihkan data dari ponsel," imbuhnya.

Seorang juru bicara perusahaan mengatakan kepada NYT, Cellebrite berhenti menjual teknologi ke Myanmar pada 2018 dan BlackBag menghentikan penjualan ke negara itu tahun lalu. Perusahaan memiliki kemampuan untuk menangguhkan lisensi dari jarak jauh, pada dasarnya menghapus perangkat lunak dari perangkat apa pun.

"Dalam kasus yang sangat jarang terjadi ketika teknologi kami digunakan dengan cara yang tidak memenuhi hukum internasional atau tidak sesuai dengan nilai-nilai Cellebrite, kami segera menandai lisensi ini untuk tidak diperpanjang dan tidak menyediakan pembaruan perangkat lunak," kata juru bicara itu.

Perusahaan perantara seperti Myanmar Future Science dan MySpace International telah digunakan untuk memperoleh teknologi dari perusahaan internasional seperti Cellebrite.

Selanjutnya
Halaman

Lihat Sumber Artikel di SINDOnews Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan SINDOnews. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab SINDOnews.

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini