Simak, Dr. Fauci Beberkan Waktu Masyarakat Kumpul Tanpa Masker

Simak, Dr. Fauci Beberkan Waktu Masyarakat Kumpul Tanpa Masker Kredit Foto: Getty Images/Bloomberg/Kevin Dietsch

Berbagai negara di dunia termasuk Indonesia telah menjalankan program vaksinasi Covid-19 sebagai ikhtiar dalam menyetop pandemi. Lalu jika nanti cakupan vaksin sudah semakin meluas, apakah mungkin untuk berkumpul lagi tanpa memakai masker?

Jawabannya mungkin iya. Menurut Kepala Penasihat Medis Presiden AS Dr Anthony Fauci, tingkat keamanan di antara komunitas yang mayoritas anggotanya sudah mendapat vaksin jauh lebih tinggi, daripada mereka yang belum.

Baca Juga: Bantuan 35 Juta Masker untuk Masyarakat | Infografis

“Jika sebagian besar orang di negara ini telah divaksinasi dan tingkat infeksi virus di masyarakat sudah sangat rendah, saya percaya kita dapat berkumpul tanpa memakai masker,” kata Fauci seperti dilansir dari laman Eat This pada Selasa (2/3/2021).

Dr Rochelle Walensky selaku Direktur Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit AS (CDC) setuju dengan pernyataan Fauci, namun dia mengingatkan agar masyarakat tetap berhati-hati, karena hingga kini tingkat penularan masih sangat tinggi.

"Saya ingin benar-benar melihat fakta bahwa angka penularan masih tinggi. Jadi untuk saat ini, tujuan vaksinasi bukan untuk membuka perjalanan atau lainnya, namun untuk menurunkan angka kasus terlebih dahulu,” kata Walensky.

“Saya pikir kita semua harus sadar pada fakta bahwa kita belum keluar dari jerat pandemi Covid-19,” tambah dia.

Fauci menambahkan bahwa saat ini dia dan CDC sedang melakukan pembahasan dan pemodelan secara klinis untuk mengetahui kegiatan apa saja yang aman dilakukan pasca-vaksin. Karenanya ia meminta masyarakat untuk menunggu hasil rekomendasi dari CDC yang akan dirilis dalam waktu dekat.

Mengingat cakupan vaksinasi belum banyak Fauci mengimbau agar masyarakat tetap mematuhi aturan protokol kesehatan. Mulai dari mengenakan masker jika keluar dari ruma, tetap menjaga jarak sosial dan tidak berkerumun, rajin mencuci tangan dengan sabun dan jika Anda memenuhi syarat untuk vaksinasi jangan ragu untuk vaksinasi.

Faktanya, Indonesia berada di urutan kedua terbawah dari 61 negara di dunia dalam hal minat baca. Mau sampai kapan? Mulai aja dulu dari #BacaSampaiTuntas

Lihat Sumber Artikel di Republika Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Republika. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Republika.

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini