Dewan Gereja Katolik Nilai Pemukim Yahudi Rusak Biara di Yerusalem

Dewan Gereja Katolik Nilai Pemukim Yahudi Rusak Biara di Yerusalem Kredit Foto: Antara/REUTERS/Carlo Allegri

Dewan Tertinggi Gereja Katolik di Tanah Suci menuduh pemukim Yahudi ekstremis membakar sebuah biara di Yerusalem.

Tuduhan itu muncul tak lama setelah kebakaran memusnahkan pintu masuk Gereja Ortodoks Yunani di Yerusalem pada Senin malam.

Baca Juga: Sikap Keras Yordania Menentang Puluhan Yahudi Mabuk Masuki Wilayah Suci Masjid Al Aqsa

Biara gereja itu terletak dekat dengan permukiman Israel di Yerusalem. "Dengan rahmat Tuhan, pendeta setempat berhasil memadamkan api," kata dewan itu dalam sebuah pernyataan.

Kebakaran pada Senin malam adalah yang keempat yang menargetkan biara yang sama dalam sebulan terakhir, menurut penuturan dewan. "Pemukim Yahudi ekstremis diduga menjadi tersangka," kata pernyataan itu.

"Kami, Gereja Katolik, bersatu dengan Gereja Ortodoks dan semua gereja lain di Yerusalem dalam mengutuk keras tindakan sabotase seperti itu yang tidak hanya merugikan kehidupan umat Kristiani, tetapi juga merugikan banyak dari mereka yang masih percaya pada dialog dan saling menghormati," kata mereka.

Dewan kemudian meminta otoritas Israel untuk menyelidiki pembakaran itu dan membawa pelakunya ke pengadilan.

Aksi vandalisme yang dilakukan kelompok pemukim Yahudi ekstremis "Price Tag" kerap menyerang warga Palestina dan properti mereka sebagai pembalasan atas ancaman yang dirasakan terhadap perluasan permukiman Israel.

Faktanya, Indonesia berada di urutan kedua terbawah dari 61 negara di dunia dalam hal minat baca. Mau sampai kapan? Mulai aja dulu dari #BacaSampaiTuntas

Lihat Sumber Artikel di Republika Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Republika. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Republika.

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini