Ditanya Soal Data Mentah Kasus Awal Covid-19 China Malah Bungkam, WHO: Entah Alasan Politik Atau...

Ditanya Soal Data Mentah Kasus Awal Covid-19 China Malah Bungkam, WHO: Entah Alasan Politik Atau... Kredit Foto: AFP/Getty Image

Meski otoritas China memberikan banyak materi, dia mengatakan masalah akses ke data mentah pasien akan dicantumkan dalam laporan akhir tim.

“Orang-orang WHO pasti merasa bahwa mereka telah menerima lebih banyak data daripada yang pernah mereka terima pada tahun sebelumnya. Jadi itu sendiri sudah merupakan kemajuan."

Pada Jumat (12/2/2021), WHO mengatakan ringkasan terkait temuan tim dapat dirilis paling cepat minggu depan.

Penolakan China untuk menyerahkan data mentah tentang kasus awal Covid-19 telah dilaporkan sebelumnya oleh Wall Street Journal pada Jumat (12/2/2021).

WHO tidak membalas permintaan Reuters untuk memberikan komentar. Kementerian Luar Negeri China tidak segera menanggapi permintaan komentar, tetapi Beijing sebelumnya membela transparansi dalam menangani wabah dan kerja sama dengan misi WHO.

Dwyer mengatakan pekerjaan di dalam tim WHO berjalan harmonis tetapi terkadang ada "argumen" dengan mitra dari China mengenai interpretasi dan signifikansi data, yang digambarkan sebagai "alami" dalam penyelidikan semacam itu.

“Kami mungkin membicarakan tentang rantai dingin dan mereka mungkin lebih tegas tentang apa yang ditampilkan datanya daripada apa yang mungkin pernah kami lakukan, tetapi itu wajar. Apakah ada tekanan politik untuk memiliki pendapat yang berbeda, saya tidak tahu. Mungkin ada, tapi sulit untuk diketahui,” terangnya.

Faktanya, Indonesia berada di urutan kedua terbawah dari 61 negara di dunia dalam hal minat baca. Mau sampai kapan? Mulai aja dulu dari #BacaSampaiTuntas

Selanjutnya
Halaman

Lihat Sumber Artikel di Okezone Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Okezone. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Okezone.

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini