Pasang Kupingnya! Simak Betul-betul Ramalan BMKG untuk 3 Hari ke Depan, Krusial buat Wilayah...

Pasang Kupingnya! Simak Betul-betul Ramalan BMKG untuk 3 Hari ke Depan, Krusial buat Wilayah... Kredit Foto: Antara/Sigid Kurniawan

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) keluarkan peringatan dini akan adanya hujan yang disertai petir dan angin kencang pada tiga hari kedepan mulai 12 Februari hingga 14 Februari 2021.

"Peringatan dini hujan yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang 2021 di wilayah DKI Jakarta pada tanggal 12 Februari 2021," seperti dikutip MNC Portal dari Twitter BPBD DKI Jakarta, Jumat (12/2/2021).

Baca Juga: Waspada Cuaca Ekstrem, BMKG Catat Wilayah Ini Berpotensi Banjir

Dalam peringatan dini yang dikeluarkan BMKG itu, menyebut bahwa penyebab adanya hujan yang disertai petir dan angin kencang itu karena adanya daerah perlambatan/ pertemuan kecepatan angin (konvergensi) terpantau memanjang dari Pesisir Selatan Jawa Barat hingga Jawa Timur, di Kalimantan Utara hingga Kalimantan Timur, di Sulawesi Tengah bagian Utara hingga Laut Banda selatan Maluku, dari perairan Utara Maluku hingga Papua Nugini bagian tengah.

"Kondisi tersebut dapat meningkatkan pertumbuhan awan-awan hujan disekitar daerah konvergensi tersebut," kata peringatan dini itu.

Sirkulasi siklonik terpantau di Samudera Pasifik utara Papua yang memberikan mendorong terbentuknya daerah belokan angin yang memanjang dari Kalimantan Utara bagian tengah hingga perairan utara Papua.

Kondisi ini mampu meningkatkan potensi pembentukan awan hujan di sepanjang daerah belokan angin tersebut.

Maka dari itu, semua pihak dihimbau untuk bersiap-siap dalam mengantisipasi hujan yang disertai petir dan angin kencang tersebut. Baca juga: BPBD Minta Warga Waspada Ancaman Bencana Hidrometeorologi saat Cuaca Ekstrem

"Imbauan kepada OPS terkait, para Camat dan Lurah darah yang rawan banjir atau longsor agar antisipasi dengan siagakan PPSU dan Satgas Banjir/PKLG DSDA Kecamatan, hubungi 112 apabila membutuhkan bantuan," imbaunya.

Lihat Sumber Artikel di SINDOnews Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan SINDOnews. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab SINDOnews.

Berita Terkait

Video Pilihan

Terpopuler

Terkini