Intelijen Israel Waspadai Gerakan Balas Dendam Hizbullah karena...

Intelijen Israel Waspadai Gerakan Balas Dendam Hizbullah karena... Kredit Foto: (Foto/Reuters)

Dinas Intelijen Militer Israel (Aman) menyatakan, Gerakan Hizbullah Lebanon kemungkinan akan melakukan balas dendam atas terbunuhnya salah satu anggotanya dalam serangan udara di Suriah.

Seperti disiarkan saluran berita Israel, i24News, Dinas Intelijen Militer Israel dalam laporan tahunan yang dirilis hari Rabu (10/2/2021) mencatat, perang melawan Israel dari front utara diperkirakan tidak akan terjadi, tetapi Hizbullah Lebanon mungkin akan memulai pertempuran terbatas selama beberapa hari.

Baca Juga: Tanpa Tedeng Aling-aling, Pembangunan Permukiman Ilegal di Tanah Palestina Kembali Dikerjakan Israel

"Konflik itu mungkin karena tekad Sekjen Hizbullah, Sayid Hassan Nasrallah untuk merespons serangan Israel pada Juli lalu, yang menyebabkan tewasnya salah satu anggotanya di dekat bandara Damaskus," kata laporan tersebut, dikutip Pars Today .

Pada Juli 2020, Israel menyerang sebuah lokasi di dekat bandara Damaskus. Akibatnya, salah satu milisi Hizbullah, Ali Kamel Mohsen tewas.

Hizbullah pun menegaskan akan menuntut balas. Militer Israel bersiaga penuh dan mengosongkan beberapa markasnya di perbatasan Lebanon.

Faktanya, Indonesia berada di urutan kedua terbawah dari 61 negara di dunia dalam hal minat baca. Mau sampai kapan? Mulai aja dulu dari #BacaSampaiTuntas

Lihat Sumber Artikel di Rakyat Merdeka Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Rakyat Merdeka. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Rakyat Merdeka.

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini