Alamak! Ada Ustad Tantang Orang Istana Berkelahi Sampai Mati, Gara-Gara...

Alamak! Ada Ustad Tantang Orang Istana Berkelahi Sampai Mati, Gara-Gara... Kredit Foto: Sufri Yuliardi

Perseteruan antara Ustad Muhammad Yahya Waloni dengan Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Kepresidenan (KSP), Ali Mochtar Ngabalin kembali memasuki babak baru.

Kali ini Ustad Yahya menantang Ali Mochtar Ngabalin untuk berkelahi sampai mati. Hal tersebut dikatakan sekaligus  manggapi cuitan Ngabalin yang berharap aparat kepolisian menangkap Yahya. Baca Juga: Benarkah Ngabalin Sebut Jokowi Keturunan Nabi Sulaiman?

Hal tersebut juga terekam dalam video berjudul “USTADZ YAHYA WALONI TANGGAPI UCAPAN NGABALIN CERAMAH VIRAL TEEBARU” yang dibagikan di chanel YouTube zhinyal Islam.

Dalam video tersebut, Yahya menyebut nama Ngabalin sebagai Kibulin. Ia mengatakan Kibulin kerap mengklaim dirinya sebagai mubalig terkenal dan terbesar di Indonesia. Baca Juga: Ngabalin Disekolahin Orang MUI: Sampah Demokrasi Itu Penjilat Rezim, Salah Benar Jilat

“Begitu Gus Nur ditangkap si munafik ngomong, namanya, mubaliq terkenal di Indonesia, mubaliq terbesar, Kibulin,” ucapnya, seperti dilansir, FIN, Jumat (6/11).

Lanjutnya, ia mengatakan dirinya mengetahui ucapan Ngabalin melalui internet. “Dia ngomong juga di Google, setelah Gus Nur, upayakan polisi tangkap, Refly Harun dan Ustad Waloni,” katanya.

“Sudahlah Kibulin, kau kalau tidak senang dengan Yahyah Waloni tinggal tentukan di mana kita ketemu, kita baku pukul sampai mati. Artinya berkelahi secara fisik. Kita figth,” tantang Yahya.

Faktanya, Indonesia berada di urutan kedua terbawah dari 61 negara di dunia dalam hal minat baca. Mau sampai kapan? Mulai aja dulu dari #BacaSampaiTuntas

Selanjutnya
Halaman

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini

A PHP Error was encountered

Severity: Core Warning

Message: PHP Startup: Unable to load dynamic library '/usr/lib/php/20131226/memcached.so' - /usr/lib/php/20131226/memcached.so: undefined symbol: php_msgpack_serialize

Filename: Unknown

Line Number: 0

Backtrace: