Bersitegang dengan NU, FPI Siapkan Pengacara untuk Gus Nur

Bersitegang dengan NU, FPI Siapkan Pengacara untuk Gus Nur Kredit Foto: Screenshot Youtube Refly Harun

Front Pembela Islam (FPI) bakal memberikan bantuan kepada Sugi Nur Raharja alias Gus Nur yang ditahan Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri. "FPI akan berikan bantuan pengacara terhadap Gus Nur," ujar Sekretaris FPI Munarman saat dihubungi, Minggu (25/10/2020).

Baca Juga: Minta NU Maafkan Gus Nur, Politikus Demokrat: NU Bukan Padanan Gus Nur

Gus Nur ditangkap dan ditetapkan menjadi tersangka atas kasus dugaan ujaran kebencian atas setelah dilaporkan pengurus NU dengan tuduhan menghina salah satu ormas Islam tersebut.

Munarman berpendapat penangkapan Gus Nur menandakan rezim telah cenderung bersikap otoriter. Orang yang kritis terhadap pemerintahan justru diringkus. "Penangkapan terhadap orang-orang yang kritis terhadap rezim membuktikan bahwa rezim tersebut adalah rezim diktator otoriter meniru Republik Rakyat China," tegas Munarman.

Sebagaimana diketahui, Gus Nur kembali dipolisikan karena diduga menghina NU melalui video di salah satu akun YouTube.

Laporan itu salah satunya dilakukan oleh Ketua Tanfidziyah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Cirebon, KH Aziz Hakim. Polisi pun menerima pelaporan itu dengan nomor register LP/B/0596/X/2020/Bareskrim tertanggal 21 Oktober 2020.

Tak membutuhkan waktu lama, polisi akhirnya menagkap Gus Nur di Malang, Jawa Timur Sabtu 24 Oktober 2020 dini hari. Setelah melakukan pemeriksaan intensif, ia akhirnya ditetapkan menjadi tersangka dan kini mendekam di Rutan Bareskrim Polri selama 20 hari ke depan.

Sementara itu, Ketua Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (Lakpesdam) PBNU, Rumadi Ahmad, mengatakan pernyataan Gus Nur tidak mencerminkan ahlakul karimah sebagai muslim.

"Umat Islam berhati-hati dengan orang seperti ini. Jangan pernah menjadikan orang seperti ini sebagai rujukan dalam beragama," ujar Rumadi di Jakarta, Sabtu (24/10/2020).

Dia mengapresiasi sikap tegas Bareskrim telah menangkap Gus Nur. Menurutnya, Bareskrim juga harus menindak orang yang ikut menyebarkan penyataan Gus Nur melalui Youtube.

"Yang dilakukan Bareskrim bukan saja upaya penegakan hukum, tetapi juga menjaga agar harmoni masyarakat. Sesutu yang perlu kita apresiasi bersama. Polri jangan pernah ragu melakukan tindakan hukum kepada Nur Sugi," katanya.

Faktanya, Indonesia berada di urutan kedua terbawah dari 61 negara di dunia dalam hal minat baca. Mau sampai kapan? Mulai aja dulu dari #BacaSampaiTuntas

Lihat Sumber Artikel di SINDOnews Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan SINDOnews. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab SINDOnews.

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini