Bea Cukai Gandeng Pemda Dorong Geliat Ekonomi Dalam Negeri

Bea Cukai Gandeng Pemda Dorong Geliat Ekonomi Dalam Negeri Kredit Foto: Bea Cukai

Bea Cukai terus meningkatkan sinergi dengan aparat penegak hukum dan instansi pemerintahan di berbagai daerah. Tujuannya tidak lain adalah untuk meningkatkan pengawasan dan menggali potensi ekonomi daerah.

Pada Senin (21/9), Bea Cukai Tasikmalaya mengadakan pertemuan dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Pangandaran untuk mendiskusikan potensi perusahaan maupun usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di wilayah tersebut.

Baca Juga: Sinergi Bea Cukai-Kepolisian Gagalkan Peredaran Narkotika ke Wilayah Sorong

"Audiensi ini merupakan langkah awal Bea Cukai Tasikmalaya menjalin kerja sama dengan pemerintah daerah untuk mendorong perekonomian," ungkap Indriya Karyadi, Kepala Kantor Bea Cukai Tasikmalaya, dalam keterangan tertulis di Jakarta, Kamis (24/9/2020).

Bupati Pangandaran, Jeje Wiradinata, berharap sinergi yang sudah berjalan ini tidak hanya bergerak di bidang pengawasan cukai, tetapi juga dapat merambah ke bidang perekonomian untuk mendorong ekonomi masyarakat Pangandaran.

"Kami berharap Bea Cukai Tasikmalaya dapat membina UMKM di Pangandaran untuk bisa bersaing di pasar global sehingga UMKM dapat go international seperti memberikan edukasi di bidang impor maupun ekspor karena UMKM merupakan penopang ekonomi nasional," harap Jeje.

Masih dalam upaya serupa, Bea Cukai Makassar bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan memberikan sosialisasi ketentuan di bidang cukai di Kabupaten Pangkep pada 17 hingga 18 September 2020.

"Kami berupaya untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat di bidang cukai mulai dari jenis barang kena cukai, ciri-ciri rokok ilegal, cara mengidentifikasi pita cukai, hingga sanksi bila melanggar ketentuan di bidang cukai," ungkap Darma Ali, Kepala Subseksi PKC V, Bea Cukai Makassar.

Sementara itu, di Jayapura, Bea Cukai Jayapura mengadakan pertemuan dengan Kemenpolhukam serta instansi yang terlibat dalam menjalankan pengawasan dan proses bisnis di Pos Lintas Batas Negara Skouw Wutung. Pertemuan yang diadakan pada Kamis (10/9) tersebut membahas kesiapan PLBN Skouw sebagai jalur pelayanan perdagangan ekspor impor.

Kepala Subbagian Umum Kantor Bea Cukai Jayapura, Alik Koes Suwarno, mengungkapkan kesiapan Bea Cukai untuk bersinergi dalam menjalankan tugas pengawasan dan mendukung kelancaran kegiatan di PLBN Skouw.

"Diharapkan lewat koordinasi ini akan dapat makin mempermudah kegiatan ekspor impor melalui PLBN Skouw serta mempererat sinergi antarinstansi terkait di Jayapura," pungkasnya.

Faktanya, Indonesia berada di urutan kedua terbawah dari 61 negara di dunia dalam hal minat baca. Mau sampai kapan? Mulai aja dulu dari #BacaSampaiTuntas

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini