Startup Story: PasarPolis Dapat Modal Rp800 M, Dipakai Buat Apa?

Startup Story: PasarPolis Dapat Modal Rp800 M, Dipakai Buat Apa? Kredit Foto: PasarPolis

Startup yang bergerak di bidang teknologi asuransi (insurtech), PasarPolis, meraih pendanaan Seri B yang bernilai 54 juta dolar AS (sekitar Rp800,3 miliar).

Angka itu melampaui target awal perusahaan, berkat pertumbuhan dan kinerja penjualan polis yang signifikan. Siapa saja investor yang terlibat dalam penyuntikkan dana tersebut? Dari LeapFrog Investments dan SBI Investment, Intudo Ventures dan Alpha JWB, serta Xiaomi.

“Dengan dukungan para investor, kami akan terus memajukan industri lewat inovasi dan pelayanan terbaik untuk masyarakat,” ujar Pendiri dan CEO PasarPolis, Cleosent Randing.

Baca Juga: Startup Story: SayurBox, Ketiban 'Durian Runtuh' Saat Pandemi

Baca Juga: Singapura Uji Coba Jaringan 5G Tahap 2, Kecepatan Hingga 1 Gbps!

Suntikan modal baru akan PasarPolis gunakan untuk pengembangan produk perlindungan, dengan memanfaatkan teknologi artificial intelligence dan big data. Perusahaan juga punya target meningkatkan penetrasi asuransi di pasar bisnisnya melalui perluasan agen yang sudah mencapai 10 ribu orang saat ini.

Kini, tingkat penetrasi asuransi Asia Tenggara masih ada di angka 3,6%. Cleo berujar, “kami yakin, lewat kolaborasi dengan para investor lokal dan global ini, PasarPolis mampu meningkatkan penetrasi asuransi di Asia Tenggara, termasuk Indonesia.”

Selama 2019, PasarPolis mengklaim telah menerbitkan lebih dari 650 juta polis asuransi untuk masyarakat yang belum tersentuh asuransi, seperti pengemudi ojek daring, kurir barang, dan pelaku UMKM.

Sementara itu, pada Juni 2020 saja, PasarPolis mengaku memiliki 4 juta pelanggan baru; mereka melayaninya dengan 25 partner digital dan 30 perusahaan asuransi.

Faktanya, Indonesia berada di urutan kedua terbawah dari 61 negara di dunia dalam hal minat baca. Mau sampai kapan? Mulai aja dulu dari #BacaSampaiTuntas

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini