Insurtech Dorong Kemajuan Digital Sekaligus Penetrasi Asuransi

Insurtech Dorong Kemajuan Digital Sekaligus Penetrasi Asuransi Kredit Foto: Tanayastri Dini Isna

Digitalisasi membawa model bisnis baru yang menguntungkan bagi perusahaan dan juga nasabah. Digitalisasi ini mendukung kemudahan dan kecepatan yang menjadi gaya hidup yang dipilih para millennial. 

Bahkan, penerapan teknologi digital di asuransi dinilai dapat mendorong penetrasi asuransi di Indonesia yang masih relatif rendah seperti kehadiran Insurtech.

Baca Juga: Hingga Juni, Klaim Asuransi Terkait Covid-19 Capai Rp216 Miliar

Kehadiran Insurtech fokus menawarkan produk dan layanan asuransi yang bisa diakses dengan platform digital. Insurtech yang kita kenal umumnya adalah seperti pemasaran asuransi melalui platform digital.

Karena kemudahannya itulah, jalur distribusi ini dirasa sangat tepat untuk mendorong penetrasi asuransi. Keuntungan lainnya, adalah insurtech dapat meminimalkan biaya asuransi sehingga lebih efeisien. Pemasaran asuransi secara digital juga lebih efektif dalam proses bisnis asuransi. 

Deputy Komisioner Pengawasan IKNB II OJK M. Ihsanuddin mengatakan, literasi asuransi pertumbuhannya masih lambat, serta densitas dan penetrasi juga masih rendah. Untuk IKNB, tambahnya, yang tumbuh cukup pesat adalah pegadaian dan fintech.

Ihsanuddin juga mengatakan, ditengah kondisi ekonomi yang saat ini mengalami kontraksi memang agak sulit untuk memasarkan asuransi.

Faktanya, Indonesia berada di urutan kedua terbawah dari 61 negara di dunia dalam hal minat baca. Mau sampai kapan? Mulai aja dulu dari #BacaSampaiTuntas

Selanjutnya
Halaman

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini