Bikin Kilang di Tuban, Pertamina Serap Tenaga Kerja Lokal atau Tidak? Begini Penjelasannya

Bikin Kilang di Tuban, Pertamina Serap Tenaga Kerja Lokal atau Tidak? Begini Penjelasannya Kredit Foto: Muhamad Ihsan

PT Pertamina (Persero) menegaskan bahwa masyarakat Kabupaten Tuban, Provinsi Jawa Timur menyambut positif peluang kerja pada proyek pembangunan kilang baru Pertamina yang dikenal dengan New Grass Root Refinery (NGRR) Tuban.

Pada tahap early work NGRR Tuban, Pertamina telah memperkerjakan 287 orang dengan 86% atau 247 orang merupakan warga sekitar yang berasal dari 5 desa sekitar proyek.

Baca Juga: Mulai Ngantor, Pertamina Wajibkan Pekerja Bawa Hasil Rapid Test

Pengerjaan proyek NGRR Tuban telah memasuki minggu ke-24, di mana Pertamina telah menuntaskan pekerjaan land clearing seluas 326 hektare serta pekerjaan restorasi telah mencapai 184.400 meter persegi atau 88% dari total 20 hektare. Progres pekerjaan lainnya yakni lingkup teknik hampir mencapai 30%.

Direktur Megaproyek Pengolahan dan Petrokimia Pertamina, Ignatius Talulembang, mengatakan bahwa pihaknya optimis terhadap pembangunan kilang Tuban yang sesuai target berkat dukungan seluruh stakeholder terutama dukungan masyarakat Tuban.

"Sekarang kita bersyukur warga sudah membuka diri setelah adanya proses komunikasi dan kerja sama yang baik antara pertamina, pemda, dan warga setempat," kata Ignatius.

Dirinya melanjutkan, penerimaan itu ditandai dengan tuntasnya proses appraisal, pengukuran dan pembebasan lahan oleh BPN dan Pemda Tuban di beberapa desa di Kecamatan Jenu sepeti Desa Kaliuntu, Sumurgeneng, dan Wadung. Saat ini, proses pembayaran lahan masyarakat terus berlangsung melalui kerja sama Pertamina dengan perbankan BUMN.

"Proses pembayaran lahan tinggal sedikit lagi, sisanya akan kita tuntaskan paling lambat di bulan September 2020," imbuh Ignatius.

Ignatius menambahkan, pembangunan kilang Tuban akan menyerap 40% tingkat komponen dalam negeri (TKDN). Dia menegaskan, Pertamina berkomitmen untuk menyerap tenaga kerja lokal secara optimum.

"Banyaknya warga lokal yang terlibat dalam pengerjaan proyek ini akan mendorong tumbuhnya ekonomi masyarakat. Belum lagi tumbuhnya UMKM sebagai multiflier effect dari keberadaan kilang ini," terang Ignatius.

Seperti diketahui, Kilang Tuban akan memberikan tambahan pasokan untuk kebutuhan BBM, LPG, dan Petrokimia berkualitas untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri. Dengan kapasitas sebesar 300 kbpd, Kilang Tuban akan memperkuat ketahanan, kemandirian, dan kedaulatan energi nasional sehingga tidak lagi tergantung dengan impor.

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini