Lavrov: Rusia Akan Respons Sanksi Baru AS

Lavrov: Rusia Akan Respons Sanksi Baru AS Kredit Foto: Reuters

Menteri Luar Negeri Rusia, Sergei Lavrov mengatakan, Moskow akan membalas sanksi Washington tanpa melukai dirinya sendiri. Amerika Serikat (AS) menjatuhkan sanksi terhadap perusahaan yang membangun pipa gas alam Rusia ke Jerman.

"Kami akan menanggapi sanksi, tetapi dengan cara tidak melukai diri kami sendiri. Tapi, kami pasti akan merespons dan kami pasti akan mempertimbangkan ini ketika membangun hubungan kami," kata Lavrov, seperti dilansir Tass pada Senin (22/12/2019).

Baca Juga: Kapal Selam Bersenjata Drone Nuklir Poseidon Akan Perkuat Rusia di 2020

Lavrov mencatat bahwa dia tidak pernah berpikir bahwa politisi AS akan bertindak sejauh itu untuk menjatuhkan sanksi pada proyek yang turut melibatkan sekutu AS di Eropa tersebut.

"Saya merasa sangat sulit untuk memahami situasinya, karena saya tahu secara tidak langsung atau secara langsung mayoritas anggota Kongres ini, anggota Dewan Perwakilan Rakyat, para Senator, kebanyakan dari Partai Demokrat," ucapnya.

Sebelumnya, Jerman dan Uni Eropa (UE) telah terlebih dahulu melemparkan kecaman atas langkah AS menjatuhkan sanksi terhadap perusahaan yang membangun pipa gas alam Rusia ke Jerman tersebut.

Juru bicara Kanselir Angela Merkel, Ulrike Demmer mengatakan, Berlin menolak dan mengecam keras sanksi ekstra-teritorial, seperti yang dijatuhkan AS terhadap proyek pipas gas Rusia-Eropa. Demmer mengatakan, sanksi ini dapat memberikan gangguan dalam urusan dalam negeri Jerman.

Faktanya, Indonesia berada di urutan kedua terbawah dari 61 negara di dunia dalam hal minat baca. Mau sampai kapan? Mulai aja dulu dari #BacaSampaiTuntas

Selanjutnya
Halaman

Lihat Sumber Artikel di SINDOnews Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan SINDOnews. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab SINDOnews.

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini