Gak Sampai Target, Arab Saudi Lebih Dulu Sukses Ledakkan Rudal Mematikan Houthi

Gak Sampai Target, Arab Saudi Lebih Dulu Sukses Ledakkan Rudal Mematikan Houthi Kredit Foto: Khaleej Times

Kelompok pemberontak Yaman, Houthi, kembali menyerang kota Jazan Arab Saudi dengan rudal balistik pada Kamis (4/3/2021). Namun serangan rudal balistik tersebut berhasil dihancurkan pasukan koalisi Arab.

"Milisi teroris Houthi melanjutkan upayanya untuk menargetkan warga sipil ... kami mengambil tindakan operasional untuk melindungi warga sipil sesuai dengan hukum humaniter internasional," kata Koalisi Arab dalam sebuah pernyataan yang disiarkan oleh kantor berita Arab Saudi, SPA, yang dinukil Al Arabiya.

Baca Juga: AS Hukum 2 Jenderal Houthi Atas Pembunuhan Sipil

Koalisi Arab juga mengumumkan bahwa pasukannya telah mencegat dua drone bermuatan bahan peledak yang diluncurkan menuju Khamis Mushait, sebuah kota di barat daya yang menjadi rumah bagi Pangkalan Udara Raja Khalid.

Kelompok Houthi Yaman secara teratur meluncurkan drone dan rudal ke Arab Saudi, banyak di antaranya berhasil dicegat. Beberapa sebelumnya telah mencapai Bandara Internasional Abha yang berjarak sekitar 120 kilometer dari perbatasan dengan Yaman.

Pada bulan Februari, Houthi mengklaim serangan di bandara Abha yang menyebabkan pesawat sipil terbakar. Milisi mengatakan bandara itu menjadi sasaran militer, menurut AFP.

Beberapa hari lalu, kelompok yang didukung oleh Iran itu menghujani kota Jazan dengan proyektil militer, melukai sekitar lima warga sipil.

Pihak berwenang Arab Saudi mengatakan proyektil itu jatuh di jalan umum. Mereka yang terluka adalah tiga warga negara Saudi dan dua warga Yaman yang dipindahkan ke rumah sakit untuk perawatan.

Pada akhir bulan lalu, Arab Saudi berhasil mencegat serangan rudal yang menargetkan Ibu Kota dan drone bermuatan bom yang menargetkan provinsi selatan negara itu.

Lihat Sumber Artikel di SINDOnews Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan SINDOnews. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab SINDOnews.

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terkini