A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: mysqli::real_connect(): php_network_getaddresses: getaddrinfo failed: Temporary failure in name resolution

Filename: mysqli/mysqli_driver.php

Line Number: 203

Backtrace:

File: /var/www/html/we_online_m/application/third_party/MX/Loader.php
Line: 109
Function: DB

File: /var/www/html/we_online_m/application/third_party/MX/Loader.php
Line: 65
Function: initialize

File: /var/www/html/we_online_m/application/third_party/MX/Base.php
Line: 55
Function: __construct

File: /var/www/html/we_online_m/application/third_party/MX/Base.php
Line: 60
Function: __construct

File: /var/www/html/we_online_m/application/third_party/MX/Controller.php
Line: 4
Function: require

File: /var/www/html/we_online_m/application/third_party/MX/Modules.php
Line: 123
Function: include_once

File: /var/www/html/we_online_m/application/modules/page/controllers/Article.php
Line: 4
Function: spl_autoload_call

File: /var/www/html/we_online_m/index.php
Line: 315
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: mysqli::real_connect(): (HY000/2002): php_network_getaddresses: getaddrinfo failed: Temporary failure in name resolution

Filename: mysqli/mysqli_driver.php

Line Number: 203

Backtrace:

File: /var/www/html/we_online_m/application/third_party/MX/Loader.php
Line: 109
Function: DB

File: /var/www/html/we_online_m/application/third_party/MX/Loader.php
Line: 65
Function: initialize

File: /var/www/html/we_online_m/application/third_party/MX/Base.php
Line: 55
Function: __construct

File: /var/www/html/we_online_m/application/third_party/MX/Base.php
Line: 60
Function: __construct

File: /var/www/html/we_online_m/application/third_party/MX/Controller.php
Line: 4
Function: require

File: /var/www/html/we_online_m/application/third_party/MX/Modules.php
Line: 123
Function: include_once

File: /var/www/html/we_online_m/application/modules/page/controllers/Article.php
Line: 4
Function: spl_autoload_call

File: /var/www/html/we_online_m/index.php
Line: 315
Function: require_once

Kabar Baik, COVAX Janji Edarkan Lebih dari 237 Juta Dosis Vaksin untuk Global

Kabar Baik, COVAX Janji Edarkan Lebih dari 237 Juta Dosis Vaksin untuk Global

Kabar Baik, COVAX Janji Edarkan Lebih dari 237 Juta Dosis Vaksin untuk Global Kredit Foto: Reuters/Denis Balibouse

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan, sekitar 11 juta dosis vaksin Covid-19 melalui program Covax akan dikirimkan ke negara miskin dan berkembang pada pekan ini. Program Covax menargetkan pengiriman 237 juta vaksin ke 142 negara miskin dan berkembang pada akhir Mei. 

Direktur Jenderal WHO Tedros Ghyebreyesus mengatakan, sejumlah negara seperti Angola, Kamboja, Kongo, dan Nigeria menerima vaksin yang dipasok oleh program Covax pada Selasa (2/3). Tedros mengatakan, sebanyak 624 ribu dosis vaksin Covid-19 tiba di Angola dan Afrika Selatan. Vaksin tersebut akan diprioritaskan untuk petugas kesehatan dan kelompok yang rentan. 

Baca Juga: Program COVAX WHO Berjalan, Ghana dan Pantai Gading Jadi Penerima Dosis Pertama

Jadwal pengiriman vaksin yang diproduksi oleh AstraZeneca dan Institut Serum India akan dibagi menjadi dua gelombang. Gelombang pertama yakni pada Februari dan Maret, sedangkan gelombang kedua yaitu April dan Mei. 

"Tenggat waktu ini bergantung pada berbagai faktor termasuk persyaratan peraturan nasional, ketersediaan pasokan, dan pemenuhan kriteria lain seperti rencana penyebaran dan vaksinasi nasional yang divalidasi," ujar Tedros, dilansir Anadolu Agency, Rabu (3/3). 

Covax adalah program yang didukung oleh WHO dan aliansi vaksin GAVI, untuk menyediakan vaksin bagi negara-negara miskin dan berpenghasilan menengah. Tedros mengatakan, pandemi virus korona telah mengubah cara dunia menanggapi keadaan darurat kesehatan.

"Ketika pandemi Covid-19 meletus tahun lalu, kami tahu bahwa vaksin akan menjadi alat penting untuk mengendalikannya," kata Tedros.

CEO Gavi Seth Berkley mengatakan, melalui pendanaan yang tepat, maka program Covax dapat menjangkau seluruh kalangan masyarakat berpenghasilan rendah. Covax menargetkan dapat membeli sekitar 1,8 miliar dosis vaksin pada 2021.

"Untuk masyarakat berpenghasilan rendah dan menengah ke bawah, 500 juta dosis lebih banyak dari yang kami rencanakan untuk dicapai akhir tahun lalu," ujar Berkley. 

Lihat Sumber Artikel di Republika Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Republika. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Republika.

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terkini