Kampanye Vaksinasi Massal Irak Dimulai, Tenaga Kesehatan Terima Dosis Pertama

Kampanye Vaksinasi Massal Irak Dimulai, Tenaga Kesehatan Terima Dosis Pertama Kredit Foto: Antara/Nyoman Hendra Wibowo

Irak memulai program vaksinasi Covid-19 pada Selasa (2/3/2021). Petugas medis menjadi kelompok yang diprioritaskan pada tahap awal.

"Vaksin akan didistribusikan secara adil dan aman, dan akan menjangkau semua warga secara gratis," kata Menteri Kesehatan Irak Hassan al-Tamimi, dikutip laman Anadolu Agency.

Baca Juga: Telepon Irak Duluan, Biden Bahas Serangan Roket Baru-Baru Ini

Kendati demikian, dia mengungkapkan dokter, perawat, dan pekerja di bidang kesehatan diprioritaskan pada vaksinasi tahap awal. Sebelumnya al-Tamimi menyebut Irak telah menerima bantuan 50 ribu dosis vaksin Sinopharm dari China.

Pada 26 Januari lalu, parlemen Irak mengatakan Kementerian Kesehatan akan membeli 1,6 juta dosis vaksin Pfizer-BioNTech dan delapan juta dosis vaksin AstraZeneca. Pasokan tersebut dipersiapkan untuk vaksinasi Covid-19 tahap awal.

Saat ini Irak masih memberlakukan pembatasan sosial untuk menekan penyebaran Covid-19. Sekolah masih ditutup dan peraturan jam malam dipertahankan. Irak telah mencatatkan 703.778 kasus Covid-19 dengan 13.458 kematian.

Lihat Sumber Artikel di Republika Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Republika. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Republika.

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terkini