Ini Faktor Penentu Keberhasilan Terapi Plasma Konvalesen untuk Pasien Covid-19

Ini Faktor Penentu Keberhasilan Terapi Plasma Konvalesen untuk Pasien Covid-19 Kredit Foto: Antara/Prasetia Fauzani

Deputi Bidang Penelitian Translasional dan Kepala Laboratorium Hepatitis Lembaga Eijkman, David Handojo Muljono membeberkan ada dua faktor penentu keberhasilan terapi plasma konvalesen bagi pasien Covid-19.

Terapi plasma konvalesen adalah upaya pemerintah dalam penanganan pandemi Covid-19 dengan menggunakan plasma konvalesen yang diperoleh dari penyintas Covid-19.

Baca Juga: Doni Monardo Lakukan Donor Plasma Konvalesen Pasca 17 Hari Bebas Covid-19

Adapun dua aspek tersebut adalah donor dan timing.

"Donor itu termasuk ketersediaannya dan juga antibodinya," ujarnya dalam dialog bertema “Pekembangan Penggunaan Plasma Konvalesen Dalam Pengobatan Covid-19” yang disiarkan secara daring, Senin (1/3/2021).

Aspek kedua adalah timing atau waktu yang tepat untuk melakukan terapi plasma konvalesen.

"Timing artinya harus dini, dini dalam arti waktu tapi juga dini dari arti penyakit," katanya.

Maksud David, pemberian terapi plasma konvalesen harusnya diberikan tidak hanya kepada pasien Covid-19 dengan gejala yang berat, namun juga pasien yang memiliki gejala sedang dan menunjukkan tanda-tanda mengarah ke gejala berat.

Dengan waktu yang tepat memberikan plasma konvalesen, pencegahan gejala bisa lebih efektif. Pemberian dilakukan tidak terlalu awal namun juga tidak terlalu menunggu Covid-19 menunjukkan gejala berat.

“Dengan demikian khasiat yang diinginkan dari plasma ini itu bisa berguna betul," pungkasnya.

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini