BPOM AS Akhirnya Rilis Penggunaan Darurat Vaksin Johnson & Johnson karena...

BPOM AS Akhirnya Rilis Penggunaan Darurat Vaksin Johnson & Johnson karena... Kredit Foto: Getty Images/SOPA Images/Pavlo Gonchar

Badan Pengawas Obat dan Makanan AS (FDA) mengeluarkan otorisasi penggunaan darurat untuk vaksin Covid-19 Johnson & Johnson, Sabtu (27/2/2021).

Badan tersebut mengatakan vaksin ini memenuhi kriteria undang-undang dan mempunyai manfaat yang lebih besar daripada risikonya dalam melawan Covid-19.

Baca Juga: BPOM AS Laporkan Satu Suntikan Vaksin Johnson & Johnson Ampuh Lawan Covid-19

“Otorisasi vaksin ini memperluas ketersediaan vaksin, metode pencegahan medis terbaik untuk Covid-19, membantu kami memerangi pandemi ini,” kata Penjabat Komisaris FDA Janet Woodcock.

Vaksin diberikan sebagai dosis tunggal.

"Dengan otorisasi hari ini, kami menambahkan jenis vaksin untuk melawan virus ini," kata Peter Marks, direktur Pusat Evaluasi dan Penelitian Biologi FDA.

Presiden Joe Biden menyebut persetujuan itu sebagai "berita menggembirakan bagi semua orang Amerika, dan perkembangan menggembirakan dalam upaya kita untuk mengakhiri krisis."

"Kami tahu bahwa semakin banyak orang divaksinasi, semakin cepat kami mengatasi virus, kembali ke teman dan orang yang kami cintai, dan mengembalikan ekonomi kami ke jalurnya," kata presiden AS dalam sebuah pernyataan.

Dua vaksin lainnya yang diberikan di AS - satu dari Pfizer-BioNTech dan satu lagi dari Moderna - memerlukan dua suntikan dengan jarak beberapa minggu. Hingga Sabtu malam (27/2/2021), hampir 73 juta dosis vaksin telah diberikan di seluruh negeri.

Lihat Sumber Artikel di Republika Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Republika. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Republika.

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini