Meski Membaik, Penyaluran Kredit Perbankan Masih Negatif

Meski Membaik, Penyaluran Kredit Perbankan Masih Negatif Kredit Foto: Sufri Yuliardi

Bank Indonesia (BI) mencatat kredit yang disalurkan perbankan pada Januari 2021 menunjukkan tren meningkat setelah mengalami pelemahan sejak triwulan III 2020.

Penyaluran kredit pada Januari 2021 tercatat sebesar Rp5.399,1 triliun atau tumbuh negatif -2,1% (yoy), namun tidak sedalam kontraksi bulan sebelumnya (-2,7%, yoy).

Baca Juga: Kontraksi Penyaluran Kredit Perbankan Masih Berlanjut

“Perbaikan kinerja kredit perbankan disebabkan oleh perbaikan kredit pada debitur korporasi dan perorangan," tulis hasil riset BI seperti dikutip Warta Ekonomi di Jakarta, Rabu (24/2/2021).

Riset tersebut mencatat, kredit pada korporasi mengalami perbaikan dari -5,1% (yoy) pada Desember 2020 menjadi -4,1% (yoy) pada Januari 2021. Di sisi lain, penyaluran kredit pada debitur perorangan meningkat dari 0,5% (yoy) menjadi 0,6% (yoy).

Berdasarkan jenis penggunaan, perkembangan penyaluran kredit dipengaruhi oleh perbaikan penyaluran kredit investasi dan Kredit modal kerja (KMK). Sementara kredit konsumsi masih terkontraksi lebih dalam dibandingkan bulan sebelumnya.

Kredit investasi misalnya terkontraksi -0,9% (yoy) pada Januari 2021, membaik dibandingkan kontraksi bulan sebelumnya sebesar -1% (yoy). Perbaikan kredit terutama pada sektor pertanian, peternakan, kehutanan, dan perikanan serta sektor industry pengolahan.

Berikutnya Kredit modal kerja juga mengalami perbaikan pertumbuhan dari -4,9% (yoy) pada Desember 2020 menjadi -3,5% (yoy) pada Januari 2021. Perbaikan terutama terjadi di sektor industri pengolahan dan sektor perdagangan serta hotel dan restoran.

Di sisi lain pertumbuhan kredit konsumsi pada Januari 2021 terkontraksi lebih dalam dari -0,7% (yoy) pada Desember 2020 menjadi -1% (yoy) disebabkan oleh menurunnya kredit KKB dan multiguna.

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini