Akhmad Saekhu Dinyatakan Tidak Bersalah dalam Dugaan Kasus Suap

Akhmad Saekhu Dinyatakan Tidak Bersalah dalam Dugaan Kasus Suap Kredit Foto: Rawpixel/Ake

Direktur Utama PT Dania Pratama International, Akhmad Saekhu, tidak terlibat dalam kasus suap perizinan proyek pembangunan rumah sakit di Kota Cimahi. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sempat memeriksa Akhmad Saekhu sebagai saksi  dalam penyidikan kasus suap perizinan proyek tersebut karena nama perusahaannya sudah tercantum.

Tim Penyidik KPK memeriksa Akhmad Saekhu mengenai hubungan kerja dengan tersangka kasus suap perizinan proyek pembangunan rumah sakit di Kota Cimahi tersebut. Akan tetapi, PT Dania Pratama International tidak menjalankan proyek tersebut lantaran proyek itu sudah dilepas ke perusahaan lain.

Demikian pernyataan yang disampaikan Komisaris PT Dania Pratama International, Chandra Setiawan Kusuma di Jakarta, Senin (22/02/2020). Menurutnya perusahaan sempat mau ikut proyek tapi tidak jadi, sedangkan nama perusahaan sudah tercantum. 

“Karena itu Direktur Utama juga diperiksa, tapi tidak berkaitan sama sekali dengan proyek tersebut,” jelas Chandra Setiawan Kusuma.

Baca Juga: Eks Ketua KPK Setuju Hukuman Mati bagi Edhy-Juliari: Biar Jera Yaa

Berdasarkan keterangan Akhmad Saekhu, dia tidak terlibat dan tidak berkaitan dengan kasus suap perizinan proyek pembangunan rumah sakit itu setelah diperiksa sebagai saksi oleh KPK. “Sampai saat ini masih di rumah aja dan aktif mengurus proyek-proyek pembangunan lainnya, kok,” ujarnya.

Untuk diketahui, PT Dania Pratama International (DPI) merupakan perusahaan yang didirikan pada tahun 2009 dan berpusat di Kota Bekasi, Jawa Barat, Indonesia. DPI beroperasi pada sektor konstruksi, rekayasa bangunan dan jasa. Berbagai proyek telah dilaksanakan PT Dania Pratama International seperti pembangunan rumah susun, pasat, gedung rumah sakit, jaringan gas bumi, dan lain-lain.

Ruang lingkup usaha PT Dania Pratama International meliputi konstruksi, konsultasi manajemen dan industri teknis (pengadaan rekayasa dan konstruksi/EPC), perdagangan umum, pengadaan jasa, industri manufaktur, infrastuktur, jasa informasi teknologi, real estate, dan industri agri.

Selanjutnya
Halaman

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini