Hari Peduli Sampah: Mahasiswa Demo Anti Peradaban Galon Sekali Pakai

Hari Peduli Sampah: Mahasiswa Demo Anti Peradaban Galon Sekali Pakai Kredit Foto: Istimewa

Mahasiswa Universitas Budi Luhur turut memperingati Hari Peduli Sampah Nasional 2021 melalui aksi teatrikal “Menolak Peradaban Galon Sekali Pakai”. Hari Peduli Sampah Nasional diperingati setiap tanggal 21 Februari. 

Aksi teatrikal dilakukan di Kampus Universitas Budi Luhur hari Sabtu 20 Februari kemarin menggunakan replika Tugu Monas yang menggunakan sampah plastik termasuk botol bekas galon sekali pakai serta 2 orang berpakaian pocong.

Baca Juga: Efek Pandemi Sampah Rumah Tangga Naik 36%, Limbah Medis Sumbang Angka Tertinggi

Menurut salah satu mahasiswa peserta aksi, sampah plastik berbentuk Tugu Monas ini menyimbolkan semakin banyaknya sampah plastik di masyarakat yang jika tidak dikelola dengan baik, maka sampah plastik bisa menumpuk hingga setinggi tugu Monas. Aksi ini juga bertepatan dengan terjadinya genangan banjir di Jabotabek yang salah satunya karena saluran air tersumbat sampah.

Saat ini, ditengah upaya megurangi sampah plastik, malah banyak produk baru yang menggunakan kemasan plastik sekali pakai, yang bertentangan dengan upaya Reduce (mengurangi) dan Reuse (Menggunakan Ulang) kemasan plastik, kata peserta aksi lain yang menolak menyebutkan namanya.

Meski kehadirannya sudah ditentang banyak masyarakat karena dianggap mencemari lingkungan, produsen galon sekali pakai masih bersikukuh untuk tetap memproduksi kemasan air galon sekali pakai. Bahkan mereka juga mengeluarkan varian baru dengan ukuran  5 liter, 10 liter selain ukuran 15 liter pada awal diluncurkan tahun lalu.

“Galon sekali pakai jelas akan membuat kecewa sebagian besar masyarakat. Kami di Gerakan Indonesia Diet Kantong Plastik bersama dengan dua anak muda telah membuat petisi di change.org  untuk mengajak masyarakat menolak kehadiran galon sekali pakai ini.  Hingga kini sudah lebih dari 44 ribu penandatangan yang menjadi representasi bahwa sebagian masyarakat berkeberatan dengan produk galon sekali pakai,” ujar Abdul Ghofar, Co-Coordinator Aliansi Zero Waste Indonesia (AZWI).

Selanjutnya
Halaman

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini