Kisah Perusahaan Raksasa: Dibangun Bermodal USD100, UPS Kini Jadi Jasa Pengiriman Terkaya Dunia

Kisah Perusahaan Raksasa: Dibangun Bermodal USD100, UPS Kini Jadi Jasa Pengiriman Terkaya Dunia Kredit Foto: Getty Images/Bloomberg/Daniel Acker

United Parcel Service atau umum dikenal sebagai UPS adalah perusahaan pengiriman dokumen dan paket asal Amerika Serikat (AS). Salah satu perusahaan raksasa ini telah memiliki operasi di hampir seluruh dunia. 

Juga dijuluki sebagai Big Brown, raksasa ini menorehkan catatan apik di tahun 2020. Peringkatnya dalam daftar Fortune Global 500 terus naik hingga posisi ke-129 dunia. Di tahun ini, ia sukses membukukan pendapatan 74,09 miliar dolar AS, dengan rerata kenaikan mencapai 3,1 persen.

Baca Juga: Kisah Perusahaan Raksasa: Royal Ahold Delhaize, Peritel Bergelar Bangsawan dengan Cuan USD74 M

Sayangnya, Big Brown terpaksa merugi 7,3 persen, dengan total laba yang didapat tahun 2020 sebesar 4,44 miliar dolar. Sementara itu, aset dan total ekuitas pemegang saham yang dimiliki perusahaan masing-masing berada di angka 57,85 dan 3,26 miliar dolar.

Berikut kisah UPS yang akan disajikan dalam artikel Warta Ekonomi, Kamis (18/2/2021) secara ringkas berikut ini.

UPS menelusuri sejarahnya hingga tahun 1907. Tahun itu waktu dimulainya American Messenger Company dimulai di Seattle oleh James E. Casey yang berusia 19 tahun dan seorang remaja lainnya, Claude Ryan.

Menggunakan pinjaman 100 dolar sebagai modal awal, mereka mendirikan toko di ruang bawah tanah di bawah bar paman Ryan. Karyawan pertama mereka ketika menjalankan tugas dan melakukan pengiriman dengan berjalan kaki atau bersepeda.

Kantor kedua dibuka pada tahun 1912. Tahun berikutnya perusahaan tersebut bergabung dengan pesaing dan memperoleh truk pengiriman pertamanya, Model T Ford yang telah diubah.

1024px-UPSModelT1921.jpg

Ryan meninggalkan perusahaan pada tahun 1917. Dua tahun kemudian Casey mulai mengembangkan bisnisnya di luar Seattle, dengan membuka operasi di Oakland, California, tempat perusahaan pertama kali menggunakan nama United Parcel Service, dan kemudian di Los Angeles (1922).

Pada tahun 1925 seluruh perusahaan dikenal sebagai United Parcel Service (UPS). Pada akhir dekade tersebut UPS beroperasi di seluruh Pantai Barat.

Pada tahun 1930 UPS memindahkan kantor pusatnya ke New York City. Perkembangan tahap dimulai setelahnya. 

Selanjutnya
Halaman

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini