Kisah Orang Terkaya: Andreas Struengmann, Produsen Obat Generik Terbesar di Jerman

Kisah Orang Terkaya: Andreas Struengmann, Produsen Obat Generik Terbesar di Jerman Kredit Foto: EYES International/Andreas Struengmann

Salah satu orang terkaya dunia asal Jerman, Andreas Struengmann adalah seorang pengusaha yang memiliki kekayaan bersih USD12 miliar atau setara dengan Rp168 triliun. Andreas Struengmann lahir di Jerman pada tahun 1950.

Andreas dan saudara kembarnya Thomas mendirikan perusahaan obat umum Hexal AG pada tahun 1986 dan membangunnya hingga menjadi produsen obat generik terbesar kedua di Jerman. Mereka ikut mendirikan Hexal pada 1986. Perusahaan itu meluncurkan obat penurun kolesterol simvastatin yang sangat sukses, pengganti ZOCOR dari Merck.

Pada tahun 2005, sayangnya Andreas dan Thomas menjual Hexal dan 67,7% saham US Eon Labs mereka ke Novartis seharga USD7,5 miliar.

Baca Juga: Kisah Orang Terkaya: Robert Kuok, Pemilik Hotel Shangri-La yang Juga Raja Sawit Malaysia

Sejak penjualan perusahaan tersebut, mereka telah berinvestasi di perusahaan bioteknologi dan kesehatan yang termasuk bank swasta Sudwestbank. Selain itu, mereka juga berinvestasi pada perusahaan bioteknologi, farmasi, ilmu kehidupan, dan perawatan kesehatan melalui perusahaan investasi mereka yang berbasis di Zug, Swiss, Santo Holding.

Portofolio mereka mencakup BioNTech Jerman dan Mega Farmasi Uruguay, awalnya merupakan usaha patungan dengan miliarder Argentina Alberto Roemmers.

Mereka juga mendirikan pusat penelitian ilmu saraf di Frankfurt pada tahun 2008 yang dinamai menurut nama ayah mereka Ernst Struengmann. Andreas Struengmann belajar kedokteran di Freiburg dan bekerja sebagai dokter di Afrika Selatan. Ia mengambil posisi eksekutif di Sandoz yang merupakan divisi dari Novartis. Andreas tinggal di Tegernsee, Jerman dan menikah dengan dua anak.

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini