Vaksinasi Tahap Dua di Kota Tangsel, Sebanyak 15 Ribu Pelayan Publik Jadi Prioritas

Vaksinasi Tahap Dua di Kota Tangsel, Sebanyak 15 Ribu Pelayan Publik Jadi Prioritas Kredit Foto: Antara/Aditya Pradana Putra

Pelaksanaan vaksinasi tahap pertama di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) telah selesai dilakukan dari 15 Januari hingga 29 Januari 2021.

Kepala Bidang (Kabid) Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kota Tangerang Selatan Tulus Muladiyono menuturkan, vaksinasi tahap kedua akan berlangsung pada akhir Februari atau awal Maret 2021. 

Baca Juga: Begini Aturan Vaksinasi Covid-19 untuk Lansia, Ada Tambahan Pertanyaan Sebagai Bentuk Kehati-hatian

Menurut catatannya, sebanyak 15 ribu orang akan divaksin pada vaksinasi tahap kedua. Orang-orang yang diprioritaskan menerima vaksin pada tahap itu meliputi orang-orang yang bekerja di pelayanan publik, mulai dari TNI, Polri, tokoh agama, para pejabat daerah, hingga pedagang pasar. 

"Tahap kedua akan dilaksanakan akhir Februari untuk para pelayan publik seperti TNI, Polri, maupun akan diarahkan ke pedagang pasar. Kami sedang data jumlah pelayan publik, sampai saat baru 15 ribu, tapi angkanya terus bergerak," jelas Tulus dalam diskusi virtual yang digelar Pokja Wartawan Harian Kota Tangsel pada Senin (15/2/2021). 

Tulus menjelaskan, kemungkinan angka tersebut akan terus mengalami peningkatan, mengingat vaksin Covid-19 yang ada di Indonesia saat ini tidak hanya bisa dilakukan terhadap orang berusia 18 tahun hingga 59 tahun, tetapi juga di atas 60 tahun.

"Ternyata usia 60 tahun bisa sehingga ada penambahan baik di tenaga kesehatan maupun pelayan publik," terangnya. Dia mencontohkan untuk vaksin bagi nakes dari sebanyak 900 ribu orang menjadi 1,1 juta orang. 

Dia melanjutkan, pelaksanaan vaksinasi di Kota Tangerang Selatan yang dilakukan sekitar tiga kali dalam sepekan berjalan dengan lancar. Namun dia mengatakan ke depan nantinya ada kemungkinan ada kendala dalam pelaksanaan vaksinasi karena ada momen bulan Ramadhan.

"Kalau terkait kendala, pelaksanaan vaksinasi terbentuk menghadapi bulan puasa. Kami masih menunggu keputusan dari pihak yang berwenang terkait vaksinasi di bulan Ramadhan nanti," ujarnya. 

Lihat Sumber Artikel di Republika Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Republika. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Republika.

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini