Omongan JK Jadi Buah Bibir, Anak Buah Jokowi Sewot: Manas-manasin Keadaan!

Omongan JK Jadi Buah Bibir, Anak Buah Jokowi Sewot: Manas-manasin Keadaan! Kredit Foto: Viva

Pernyataan mantan Wakil Presiden RI Jusuf Kalla atau JK, terkait cara mengkritik pemerintah tanpa harus berurusan dengan polisi, menuai berbagai reaksi. Termasuk dari lingkungan Istana.

Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden, Ade Irfan Pulungan, merasa ironis atas pernyataan Wakil Presiden ke-10 dan 12 RI tersebut. Menurut Irfan, pernyataan Jusuf Kalla seolah ingin memanasi situasi.

"Jadi sangat ironis sekali saya katakan, jika Pak Jusuf Kalla menyampaikan itu, dan disampaikannya dalam forum suatu partai. Sepertinya dia ingin memanas-manasi atau memprovokasi keadaan untuk bisa memberikan arah kepada partai tersebut," kata Irfan dalam keterangannya kepada wartawan, Minggu, 14 Februari 2021.

Baca Juga: JK Sindir Pemerintah, Roy Suryo Usul Buzzer Dikandangin

Irfan menilai, harusnya bisa dibedakan persoalan mengenai batasan kritik. Bagi dia, kritik dan hujatan serta caci maki dan fitnah tentu berbeda. Pemerintah sendiri, ujarnya, menjamin setiap orang menyampaikan kebebasan berpendapat karena ketentuan ini dijamin oleh konstitusi.

Berbeda ceritanya jika yang disampaikan itu berupa fitnah dan ujaran kebencian, yang menurutnya punya implikasi hukum.

"Pertama kan harus bisa bedakan antara kritik dan hujatan caci maki. Fitnah serta ujaran kebencian, mana yang dikatakan kritik, mana yang dikatakan caci maki. Fitnah dan ujaran kebencian itu yang harus dipahami oleh Pak JK," kata Irfan yang juga politisi Partai Persatuan Pembangunan tersebut.

Sebelumnya diberitakan, Jusuf Kalla dalam acara Mimbar Demokrasi yang digelar Fraksi PKS, turut menanggapi pernyataan 'silakan kritik pemerintah'. Pernyataan itu sebelumnya disampaikan Presiden Jokowi dalam acara laporan akhir tahun Ombudsman RI, pekan lalu.

Menurut JK, polemik mengenai pernyataan Presiden itu sendiri telah menimbulkan pro-kontra di masyarakat. Banyak pertanyaan muncul dari pernyataan itu.

"Walaupun mendapat berbagai kritik beberapa hari lalu, Presiden mengumumkan ‘silakan kritik pemerintah'. Tentu banyak pertanyaan, bagaimana caranya mengkritik pemerintah tanpa dipanggil polisi. Ini tentu menjadi bagian dari upaya kita,” kata JK, Jumat, 12 Februari 2021.

Lihat Sumber Artikel di Viva Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Viva. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Viva.

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini