Konkret Atasi Banjir, Anies Pantau Curah Hujan hingga Keruk Waduk

Konkret Atasi Banjir, Anies Pantau Curah Hujan hingga Keruk Waduk Kredit Foto: Instagram/Anies Baswedan

Pekan ini, beberapa wilayah di Jakarta masih terendam banjir. Penyebab banjir salah satunya curah hujan yang tinggi. Banjir kiriman yang merendam permukiman bantaran Kali Ciliwung juga menjadi perhatian Pemerintah. Seperti di wilayah Pasar Minggu, Rawa Jati, Kampung Melayu dan wilayah lainnya terendam.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, untuk mengantisipasi musim hujan, Pemprov DKI telah siaga memantau curah hujan yang ada di kawasan pegunungan dengan tujuan mengukur jumlah volume air yang mengalir ke arah hilir. Menurutnya, seluruh jajaran SDA DKI konsisten memantau kondisi bendungan Katulampa Bogor, Depok, hingga pintu air Manggarai agar koordinasi antarpintu air di Jakarta aman terkendali.

"Kita bersyukur program gerebek lumpur yang kita jalankan dalam beberapa bulan terakhir menunjukkan hasilnya di mana saluran-saluran air dalam sistem drainase di Jakarta, sedimentasinya bisa dibersihkan. Sehingga, bisa mengelola limpahan air hujan dengan lebih baik. Kita tentu tetap waspada karena musim hujan belum selesai, tapi tim kita semuanya bersiap baik dari pintu Katulampa, Depok, Manggarai, hingga ke semua pintu air lainnya," ujar Anies.

Baca Juga: Diprediksi Tak Bakal Ikut Pilgub Lagi, Anies Baswedan Mah Levelnya Nyapres 2024

Selain itu, dalam menghadapi musim hujan, Pemprov DKI menilai hal-hal yang perlu diantisipasi ketika musim hujan, yaitu kondisi curah hujan di kawasan hulu, curah hujan lokal, serta melihat kondisi permukaan air laut karena Ibu Kota berada di pesisir pantai.

"Apabila permukaan air laut meningkat, maka kawasan yang persis berdempetan dengan pesisir pantai berpotensi mengalami banjir. Jadi bukan satu-satunya curah hujan, tapi juga ada seperti ketinggian permukaan air laut," tambah Anies.

Dinas SDA DKI, kata Anies, sudah melakukan langkah antisipasi seperti pengerukan waduk dan sungai-sungai yang ada. Pekerjaan itu sudah dilakukan sejak tahun 2020.

Selanjutnya
Halaman

Lihat Sumber Artikel di SINDOnews Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan SINDOnews. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab SINDOnews.

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini