Kemenkes: Tetap Jalankan Protokol 3M Meski Sudah Divaksin

Kemenkes: Tetap Jalankan Protokol 3M Meski Sudah Divaksin Kredit Foto: Antara/Zabur Karuru

Juru Bicara Kementerian Kesehatan, Siti Nadia Tarmizi, mengingatkan kembali bahwa vaksin bukan menjadi juru selamat untuk mengatasi Covid-19.

"Perlu kita ingat bahwa vaksinasi itu tidak mencegah kita untuk tertular," ujarnya di dalam diskusi yang digelar KPCPEN di Youtube, Kamis (11/2/2021).

Baca Juga: 74,59% Orang di Indonesia Siap Vaksin COVID-19, Kata ....

Meski begitu, vaksinasi, menurut Siti, akan membantu antibodi di dalam tubuh dalam melawan virus penyebab Covid-19.

"Kalau kemudian kita tertular, dengan adanya antibodi yang ditimbulkan oleh vaksin, tubuh kita bisa melawan sehingga kita tidak sakit. Kalaupun sakit, sakitnya hanya ringan," lanjutnya.

Ia menegaskan, penting untuk tetap menerapkan 3M: menggunakan masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak untuk setiap elemen masyarakat.

Pemerintah juga menerapkan 3T, yakni tracing, testing, dan treatment. Diharapkan, dengan penerapan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) mikro, 3T dapat lebih efektif.

"3M dan 3T ini adalah bentuk intervensi kita dalam mengendalikan pandemi Covid-19. Jadi, 3T dan 3M adalah rangkaian yang tidak terpisahkan dari vaksinasi," pungkasnya.

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini