Awal Februari, PPDPP Salurkan Kredit Perumahan Rp19,6 Miliar

Awal Februari, PPDPP Salurkan Kredit Perumahan Rp19,6 Miliar Kredit Foto: Antara/Yulius Satria Wijaya

Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan (PPDPP) sebagai lembaga yang mengelola dan menyalurkan dana Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) terus menggenjot bank pelaksana penyalur dana FLPP untuk mulai melakukan penyaluran di tahun 2021.

Hingga 8 Februari 2021, realisasi penyaluran dana oleh PPDPP mencapai Rp19,6 miliar untuk 176 unit. Penyaluran perdana dilakukan oleh BRI pada (4/2/2021) sebanyak 42 unit dan selanjutnya pada (8/2/2021) sebanyak sebanyak 134 unit.

Baca Juga: Beli Properti Impian? Yuk, Milenilal Bisa! Simak 5 Tips Berikut

Direktur Utama PPDPP, Arief Sabaruddin mengatakan rencana penyaluran dana FLPP untuk tahun 2021 sebesar Rp.19,1 triliun. Nilai ini terdiri dari Rp.16,6 triliun yang berasal dari Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) dan sisanya dari pengembalian pokok.

Arif menyatakan bahwa tingginya target penyaluran dana FLPP tahun 2021 ini, mengharuskan bank pelaksana FLPP extra lebih keras dalam mengoptimalkan penyaluran. “Namun harus diingat, yang dikejar oleh  bank pelaksana tidak hanya target yang ada, tetapi juga kualitas dari rumah yang diakadkan. Semua bannk pelaksana dan pengembang harus peduli rumah berkualitas,” ujarnya tegas.

PDPP semenjak Jumat (5/2) telah mulai melakukan pilot project untuk penerapan Sistem Pemantauan Konstruksi (SiPetruk) pada perumahan  Bukit Rancamaya Recidence milik PT. Rancamaya Griya Sentosa yang tergabung pada asosiasi perumahan Real Estate Indonesia (REI). 

“Ini langkah awal kami dalam rangka mengawal mutu dan kualitas dari rumah subsidi khususnya FLPP. Kami butuh dukungan dari semua pihak, sehingga dalam enam bulan ke depan ketika SiPetruk sudah bisa diterapkan di semester II  kami bisa terus memperbaiki sistem ini hingga ditemukan titik ideal,”pungkasnya.

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini