Blended Learning Metode Pembelajaran Efektif Saat Pandemi Covid-19

Blended Learning Metode Pembelajaran Efektif Saat Pandemi Covid-19 Kredit Foto: Rahmat Saepulloh

Pandemi Covid-19 yang melanda Indonesia sejak kurang lebih satu tahun lalu telah mengubah cara hidup masyarakat termasuk metode pembelajaran bagi sekolah dan anak. Jika dahulu kegiatan belajar-mengajar lazim dilakukan secara tatap muka, namun akibat pandemi muncul metode dalam jaringan (daring) atau online.

Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat, Dedi Supandi mengatakan hasil evaluasi pola Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) mendapat keluhan dari para siswa. Salah satunya mereka merasa jenuh sehingga diharapkan materi pelajaran lebih memuat konten animasi dan kontekstual.  Baca Juga: Transaksi Biaya Pendidikan Tokopedia Naik Hingga 4x Lipat

Ternyata, metode pembelajaran daring ini juga mendorong konsep blended learning atau campuran antara online dan luar jaringan (luring) lahir lebih cepat dari yang direncanakan pemerintah. 

"Selain itu, kesanggupan siswa dalam mengikuti pelajaran hanya 1-4 jam. Maka kita akan kita adopsi, insya Allah dalam waktu dekat," kata Dedi kepada wartawan di Bandung, Rabu (10/2/2021).

Dedi mengaku pola penggabungan pembelajaran offline dengan online sudah berjalan sejak September 2020. Ke depan akan ada pola pembelajaran baru sehingga tidak membosankan para siswa.

"Pola PJJ masih berjalan tapi  kurikulumnya yang harus kita lakukan penyederhanaan seperti kurikulum Masagi yakni banyak menampilkan animasi gambar dalam rangka membangkitkan semangat belajar siswa. Ternyata asik belajarseperti itu," jelasnya.

Selanjutnya
Halaman

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini