Fadjroel Rachman: Pers Jaga Kewarasan Digital

Fadjroel Rachman: Pers Jaga Kewarasan Digital Kredit Foto: Antara/Wahyu Putro A

Pers/media adalah garda terdepan dalam disrupsi digital. Pers berfungsi menjaga kewarasan digital, bahkan dapat bertindak sebagai guru bangsa dalam literasi media digital di era revolusi digital.

Hal tersebut disampaikan Fadjroel Rachman, Staf Khusus Presiden Republik Indonesia Bidang Komunikasi, untuk memperingati Hari Pers Nasional (HPN) yang diperingati setiap tanggal 9 Februari. Fadjroel menekankan, pers harus dijadikan tempat pembelajaran bagi publik dalam menyampaikan informasi.

Baca Juga: Rayakan HPN, Wagubsu Apresiasi Peran Jurnalis di Masa Pandemi

"Publik mesti belajar pada media/pers bagaimana cara menyampaikan informasi atau kritik yang selalu kokoh setidaknya pada kebenaran, akurasi, dan verifikasi. Dengan begitu, bisa membedakan kritik dengan hoaks, fitnah, pencemaran nama baik yang berpotensi terkena pidana sesuai UU ITE," kata Fadjroel dalam pesannya kepada Warta Ekonomi, Selasa (9/2/2021).

Seperti diketahui, akhir-akhir ini banyak kasus yang mencuat dan berhubungan dengan pelanggaran UU ITE. Dengan begitu, dibutuhkan kearifan setiap pengguna media digital dalam menyampaikan informasi, opini, atau aspirasinya kepada publik.

Tak hanya itu, Fadjroel pun tak lupa menekankan jika pemerintah selalu terbuka dengan semua kritik. Menurutnya, kritikan tersebut penting bagi pengambilan setiap kebijakan yang bertujuan untuk kepentingan rakyat.

"Pemerintah selalu terbuka dengan semua kritik terhadap setiap kebijakan untuk kepentingan rakyat," pungkasnya.

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terkini