Wow, Warga Dubai yang Divaksin Covid-19 Ternyata Bisa Nikmati Fasilitas Diskon Ini

Wow, Warga Dubai yang Divaksin Covid-19 Ternyata Bisa Nikmati Fasilitas Diskon Ini Kredit Foto: Unsplash/Swag Photography

Beberapa restoran di Dubai mulai menawarkan diskon kepada pelanggan yang telah melakukan vaksin Covid-19. Tawaran tersebut dibuat sebagai upaya pihak restoran dalam memerangi pandemi tanpa menutup pintunya.

“Sebarkan cinta, bukan rona,” kata selebaran media sosial untuk tiga restoran yang dijalankan oleh Gates Hospitality, dilansir dari Alarabiya, Rabu (27/1/2021).

Baca Juga: Andalkan AstraZeneca dan Sinopharm, Kick-off Vaksinasi Massal Maroko Segera Dimulai

Restoran-restoran tersebut menawarkan diskon 10 persen untuk penduduk yang telah menggunakan dosis pertama vaksin dan 20 persen untuk mereka yang telah menggunakan dosis kedua.

Untuk mendapatkan diskon tersebut, pengunjung harus menunjukkan bukti inokulasi, seperti surat keterangan kesehatan, untuk mendapatkan diskon. Warganet tentu saja menyambut baik upaya restoran tersebut dalam berkontribusi memerangi virus corona.

“Ini bisa dilihat dari dua sisi, apakah itu aksi pemasaran atau motivasi sejati untuk membuat lebih banyak orang divaksinasi,” kata salah satu tweet.

Uni Emirat Arab (UEA) yang terdiri dari tujuh emirat termasuk Dubai, memulai inokulasi massal pada Desember 2020. UEA menyetujui penggunaan vaksin Sinopharm asal China dan Pfizer-BioNTech dari Jerman dan AS.

Otoritas kesehatan Dubai mengatakan minggu ini akan mengurangi vaksinasi setelah Pfizer mengumumkan penundaan pengiriman karena pekerjaan di pabrik utamanya di Belgia. Sedangkan Vaksin Sinopharm masih tersedia secara gratis.

Uni Emirat Arab mengatakan telah memvaksinasi sekitar 2,5 juta penduduknya dari sekitar 10 juta, tingkat tertinggi kedua di dunia setelah Israel.

Meskipun terjadi lonjakan tajam kasus sejak Tahun Baru, Dubai masih membuka untuk pariwisata dan restoran. Serta layanan tetap beroperasi dengan tetap berpedoman pada aturan jarak dan penggunaan masker.

Di akhir pekan, pedoman diperketat dengan pemangkasan jumlah orang yang diizinkan melakukan pertemuan sosial, dari 200 menjadi 10 orang. Kemudian restoran serta kafe diintruksikan untuk menambah jarak antarmeja dari dua meter menjadi tiga meter.

Emirat juga telah menangguhkan operasi non-esensial di rumah sakit setelah lonjakan infeksi Covid-19. Sedangkan untuk tujuan wisata lain menerapkan pembatasan ketat untuk mengendalikan pandemi. Wisata Dubai akan dibuka kembali untuk pengunjung pada Juli mendatang.

Pada Senin (25/1/2021), UEA mengumumkan 3.591 kasus Covid-19 baru dan tertinggi selama 14 hari berturut-turut. Sejauh ini tercatat lebih dari 281.546 infeksi, termasuk 798 kematian.

Lihat Sumber Artikel di Republika Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Republika. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Republika.

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini