Indonesia Bidik Peningkatan Volume Perdagangan dengan Sudan

Indonesia Bidik Peningkatan Volume Perdagangan dengan Sudan Kredit Foto: Antara/REUTERS/Samir Bol

Keikutsertaan Indonesia dalam pameran internasional ditujukan untuk meningkatkan ekspor nonmigas khususnya di Afrika. Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Khartoum, Sudan misalnya, turut berpartisipasi menghadiri International Fair of Khartoum (IFK), (22/1/2021).

Pameran IFK 2021 merupakan salah satu langkah Pemerintah Sudan untuk menjalin kerja sama dan mempromosikan berbagai potensi yang ada di Sudan kepada negaras sahabat, yang diharapkan akan mampu mendorong percepatan pemulihan ekonomi Sudan. Pada acara tersebut juga diselenggarakan Business Forum untuk memfasilitasi kontak bisnis para peserta dan mempromosikan potensi kerja sama perdagangan dan investasi di Sudan.

Baca Juga: Soal Penahanan Kapal Tanker, Iran Minta Penjelasan Indonesia

Dubes RI untuk Sudan, Rossalis R. Adenan, menyampaikan bahwa hubungan politik antara Indonesia dan Sudan telah terjalin dengan baik sejak lama. Namun sayangnya, belum tercermin pada hubungan dan kerja sama ekonomi karena volume perdagangan kedua negara saat ini masih jauh di bawah potensi yang sebenarnya.

Untuk itu, lanjut dia, perlu upaya bersama untuk terus meningkatkan kerja sama perdagangan dan investasi kedua negara. "KBRI Khartoum secara aktif terus mendorong para pelaku bisnis kedua negara, termasuk dengan memfasilitasi kontak bisnis antarpelaku bisnis kedua negara untuk memanfaatkan berbagai peluang kerja sama yang ada," kata Rossalis pada beberapa waktu lalu.

KBRI Khartoum juga meminta dukungan terkait rencana pendirian Indonesia-Sudan Business Council (ISBC) sebagai wadah komunikasi para pelaku bisnis kedua negara yang bersahabat sejak lama.

Pada kesempatan tersebut, Dubes Adenan bersama para tokoh yang hadir juga berkesempatan mengunjungi stand pameran Persatuan Eksportir Nasional Sudan yang memamerkan berbagai produk unggulan Sudan, antara lain gum arabic, wijen, kacang tanah, produk tambang, buah-buahan, kapas, serta potensi pariwisata di Sudan.

Melalui business forum dan kunjungan ke beberapa stand dimaksud, dapat diidentifikasi berbagai potensi kerja sama perdagangan Indonesia-Sudan, terutama di sektor pertanian, peternakan, pertambangan, dan pariwisata.

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini