Politikus Demokrat Kritik Pemerintah Soal Vaksin, Dijawab Netizen: Gak Usah Lebay!

Politikus Demokrat Kritik Pemerintah Soal Vaksin, Dijawab Netizen: Gak Usah Lebay! Kredit Foto: Antara/Aprillio Akbar

Politikus Partai Demokrat, Andi Arief, melancarkan kritik kepada pemerintah. Andi menilai pemerintah terlalu banyak berpropraganda tentang vaksin Covid-19. Andi mempertanyakan kapan vaksin bisa diberikan kepada rakyat. Berapa lama lagi rakyat harus menunggu untuk disuntik vaksin.

Hal tersebut disampaikan Andi melalui akun Twitternya, @Andiarief_, Selasa (26/1/2021). "Pemerintah terlalu banyak berpropaganda soal vaksin. Persoalan sesungguhnya kapan vaksin itu bisa diberikan pada rakyat, berapa lama lagi harus menunggu. Bagaimana nasib anak-anak kami yang bersekolah dan para orang tua yang umurnya di atas 60 tahun. Tega benar sama rakyatnya," cuit Andi.

Baca Juga: Bu Megawati Ultah, Andi Arief Bilang Begini

Andi juga menyindir pemerintah, apabila tidak kuat menghadapi pandemi, silakan menyerah dengan cara melambaikan tangan seperti yang dilakukan peserta acara supranatural di stasiun televisi.

"Kalau pemerintah menyerah dan letoy menghadapi pandemi ini, lambaikan tangan ke kamera," tutur Ketua Badan Pemenangan Pemilu Partai Demokrat ini.

Cuitan Andi Arief langsung diramaikan komentar penghuni jagad Twitter. Ada yang ikut mengkritik, tidak sedikit pula yang mempertanyakan cuitannya.

Salah satunya pemilik akun @elfrans_golkari yang menilai cuitan Andi berlebihan. Dia juga meminta Andi untuk bersabar. "Sabar Bro...enggak usah juga lebay gitu lah. Selalu nyinyir..hidup mu enggak bakal tenteram di sana damai kalau isi kepala selalu diisi dengan negatif thinking," cuit @elfrans_golkari.

Kritik juga disampaikan pemilik akun @niosoehok. "Anda kok enggak belajar membaca, bagaimana pengadaan vaksi di seluruh dunia dan bagaimana distribusinya. Coba deh, belajar, jadi kalau ngetuit itu bisa sedikit lebih baik," katanya.

Lihat Sumber Artikel di SINDOnews Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan SINDOnews. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab SINDOnews.

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini