Minta Anies Buat Lockdown Jakarta, Netizen: Pusat Nggak Ngizinin

Minta Anies Buat Lockdown Jakarta, Netizen: Pusat Nggak Ngizinin Kredit Foto: Antara/Muhammad Iqbal

Kasus Covid-19 di DKI Jakarta kian mengkhawatirkan. Ruang rawat rumah sakit penuh. Pasien meninggal akibat Covid terus bertambah, terlihat dari penambahan area makam baru Covid. Anies Baswedan pun diminta me-lockdown Jakarta selama dua minggu.

"Mohon pak di Carikan solusi lain selain psbb agar yg terkena virus Corona bisa turun sekarang ini angka terus naik pak, rumah sakit, dokter dan perawat terbatas kalau bukan bapak yg peduli nyawa kami siapa lagi.buat aturan yg ketat pak coba lock down dua Minggu," ujar akun Twitter @siswandibambang seperti dikutip SINDOnews, Minggu (24/1/2021).

Baca Juga: Corona Merajalela, Anies Baswedan Perpanjang PSBB Jakarta hingga 8 Februari

Akun lainnya juga menyarankan lockdown Jakarta. "Lockdown jakarta dong bos, ICU udah full," ucap @fhmkrsn.

Namun, aturan lockdown tidak semudah itu karena harus mendapat persetujuan pemerintah pusat. "Pusat gak ngijinin," cuit @callmebj2.

"Gak bisa seenaknya lockdown tanpa perintah dari Presiden mas," timpal @ryanMI6.

Kasus Covid yang melonjak dari hari ke hari membuat Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan turun langsung ke rumah sakit untuk memberikan dukungan kepada dokter, perawat, dan tenaga medis lainnya.

"Para tenaga kesehatan ini adalah benteng pertahanan terakhir, jumlah mereka tak sebanyak orang-orang yang terinfeksi. Jangan biarkan benteng ini roboh karena hadirnya gelombang pasien COVID-19 yang makin banyak," kata Anies melalui @aniesbaswedan saat mengunjungi RSUD Cengkareng, Jakarta Barat, Minggu (24/1/2021).

Lihat Sumber Artikel di SINDOnews Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan SINDOnews. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab SINDOnews.

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini