Alhamdulillah.... WHO Tetapkan Madinah sebagai Kota Paling Sehat di Dunia

Alhamdulillah.... WHO Tetapkan Madinah sebagai Kota Paling Sehat di Dunia Kredit Foto: Reuters/Huseyin Aldemir

Madinah di Arab Saudi ditetapkan sebagai salah satu kota paling sehat di dunia oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Kota suci kedua bagi umat Islam setelah Makkah itu mendapat status tersebut setelah tim WHO melakukan penilaian, memastikan Madinah memenuhi semua standar global yang diperlukan sebagai kota sehat. Baca Juga: Jemaah Haji Prioritas Dapatkan Vaksinasi Covid-19

Madinah diyakini sebagai kota pertama di dunia berpopulasi lebih dari 2 juta jiwa yang diakui sebagai kota paling sehat sesuai standar WHO. 

Sebanyak 22 organisasi pemerintah, komunitas, lembaga amal, serta relawan di Madinah membantu mempersiapkan status Kota Sehat Madinah. Baca Juga: Beda AS dan China Menanggapi Misi Tim Investigasi WHO di Wuhan, Siapa Lebih Keras?

"Kota yang sehat adalah kota yang terus-menerus menciptakan dan meningkatkan lingkungan fisik dan sosial dan memperluas sumber daya masyarakat yang memungkinkan penduduk saling mendukung satu sama lain dalam menjalankan semua fungsi kehidupan dan berkembang secara maksimal,” bunyi pernyataan WHO, dikutip dari Arab News, Minggu (24/1/2021).

Program Kota Sehat Madinah juga menggandeng Universitas Taibah yang mencatat semua persyaratan dan prosedur pemerintah berdasarkan aturan, bukti, serta prosedur bertaraf global, melalui platform elektronik. Ini membantu tim WHO dalam memberikan penilaian.

Program Kota Sehat Madinah juga menggandeng Universitas Taibah yang mencatat semua persyaratan dan prosedur pemerintah berdasarkan aturan, bukti, serta prosedur bertaraf global, melalui platform elektronik. Ini membantu tim WHO dalam memberikan penilaian.

Di antara inisiatifnya, Program Kota Sehat Madinah merevitalisasi masyarakat dengan mendirikan badan amal khusus serta memberikan dukungan melalui berbagai proyek berkualitas bekerja sama dengan lembaga pemerintah.

WHO juga merekomendasikan agar universitas memberikan pelatihan kepada instansi di kota lain yang berminat mengikuti program kota sehat. Sebuah komite dipimpin direktur Universitas Taibah, Abdul Aziz Assarani, mengawasi 100 anggota 22 badan pemerintah, sipil, lembaga amal, dan relawan.

Lihat Sumber Artikel di Okezone Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Okezone. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Okezone.

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini