'Negeri di Tepi Jurang' Karangan Fadli Zon Jadi Perdebatan Warganet

'Negeri di Tepi Jurang' Karangan Fadli Zon Jadi Perdebatan Warganet Kredit Foto: Sufri Yuliardi

Politikus Partai Gerindra Fadli Zon menulis puisi berjudul "Negeri di Tepi Jurang". Puisi tersebut dipostingnya di lini masa akun Twitternya.

Dalam puisi itu, Fadli menuliskan tentang kisah negeri yang sedang berada di tepi jurang akibat berbagai persoalan di antaranya pandemi, utang, dan berbagai bencana yang terjadi. Puisi yang ditulisnya pada Rabu (20/1/2021) hari ini ditutup dengan doa meminta kepada Allah SWT untuk menyelamatkan negeri dan rakyat.

Baca Juga: Jokowi Mau Listyo Jadi Kapolri, Fadli Zon Singgung Kasus 6 Laskar FPI

Berikut isi puisinya:

NEGERI DI TEPI JURANG

Apalagi yang mau kita katakan

Kata-kata berujung bui

Apalagi yang mau kita suarakan

Suara-suara berkabung sunyi

Apalagi yang mau kita lakukan

Semua dilarung tirani

Negeri di tepi jurang

Dililit utang terus menjulang

Wabah pandemi mengoyak bumi

ketimpangan makin tinggi

bencana dimana-mana

di darat di laut di udara

Negeri di tepi jurang

Dijangkiti kebohongan kebencian kemunafikan

Negeri di tepi jurang

Dilanda kesombongan kebengisan penindasan

Ya Allah

Selamatkan negeri ini

Selamatkan rakyat kami

Amin

Fadli Zon, 20 Januari 2021

Puisi Fadi Zon ditanggapi banyak komentar penghuni jagad media sosial Twitter alias warganet. Ada yang memberikan pendapat positif isi puisi tersebut, adapula sebaliknya. Salah satunya, pemilik akun @antokarief mengkritik isi puisi Fadli Zon yang dinilai tidak sesuai dengan kondisi negeri saat ini.

"Tirani apa sih mas. Sudah berapa puisi nyinyir yang anda buat? Ditangkap enggak? Enggak kan? Ayolah jadi oposisi yang berkualitas. Yakinkan saya yang pro pemerintahan sekarang jadi oposisi. Enggak bakal mampu anda. Hla wong Pak Probowo sekutu terdekat anda saja, memihak ke pemerintah," cuitnya.

Kritik juga disampaikan pemilik akun @AD8_25. "daripada nyumbang puisi di tengah bencana mending nyumbang duit buat korban bencana," tulisnya.

Begitu juga dengan pemilik akun @R1Q yang mengkritik Fadli yang dinilainya berkinerja tidak jelas. "Jadi anggota dewan digaji dari pajak rakyat. Sudah beberapa periode jadi anggota dewan YTH. Kinerja tidak jelas. Datang duduk nyinyir pasti," tulisnya.

Tidak hanya yang mengkritik, adapula sejumlah warganet yang setuju dengan isi puisi Fadli Zon. "Puisi yang esensialis dan berkualitas .. hanya mereka-mereka yang mendambakan keterpurukan hingga menolak dan alergi untuk memaknai puisi ini," tulis @Tetyfebrianti5.

Dukungan kepada Fadli Zon juga disampaikan pemilik akun @tonysugiantono. "Bravo bro !!! , Jangan lelah untuk selalu menyuarakan kebenaran dan keadilan !!!" cuitnya.

Lihat Sumber Artikel di SINDOnews Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan SINDOnews. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab SINDOnews.

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini