Agenda Rahasia MBS-Netanyahu Bocor, Arab Saudi Murka ke Israel

Agenda Rahasia MBS-Netanyahu Bocor, Arab Saudi Murka ke Israel Kredit Foto: Reuters/Saudi Royal Court/Bandar Algaloud

Arab Saudi termasuk di antara sejumlah negara Arab yang dikabarkan telah mempertimbangkan kesepakatan dengan Israel dalam beberapa tahun terakhir. Namun putra mahkota dan penguasa de-facto Arab Saudi tampaknya ragu-ragu untuk mengikuti jejak UEA, Bahrain, Sudan, dan Maroko pada akhir tahun lalu.

Wall Street Journal melaporkan bahwa Putra Mahkota Mohammed bin Salman, yang lebih dikenal sebagai MbS, membatalkan rencana untuk menormalisasi hubungan dengan Israel setelah Biden dinyatakan sebagai pemenang dalam pemilihan presiden AS 3 November lalu.

Sebagai sekutu bersejarah AS, reputasi Riyadh di Washington telah rusak sejak pembunuhan jurnalis Jamal Khashoggi pada 2018.

Meskipun Presiden Donald Trump mendukung MbS, baik Partai Republik dan Demokrat bergabung dengan seruan populer untuk menjatuhkan sanksi dan penghentian ekspor senjata atas pembunuhan Khashoggi serta peran utama Saudi dalam perang brutal di Yaman.

Pemerintahan Biden-Harris yang akan datang diharapkan untuk menangani pelanggaran hak asasi manusia Riyadh lebih serius dan mengejar akuntabilitas yang lebih besar pada masalah-masalah seperti penahanan aktivis hak asasi manusia.

Tampilkan Semua
Halaman

Lihat Sumber Artikel di SINDOnews Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan SINDOnews. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab SINDOnews.

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini