Banjir Rob di Manado Dipicu Juga oleh Adanya Reklamasi

Banjir Rob di Manado Dipicu Juga oleh Adanya Reklamasi Kredit Foto: Sufri Yuliardi

BMKG menyebut angin kencang yang terjadi di wilayah Sulawesi Utara (Sulut) memicu tinggi muka air laut penyebab banjir rob kawasan bisnis di Kota Manado, Ahad.

"Berdasarkan data normal gelombang untuk bulan Desember, Januari dan Februari, rerata tinggi gelombang signifikan berkisar antara 1,25 - 2,50 meter," kata Koordinator Operasional Stasiun Meteorologi Sam Ratulangi Manado, Ben Arther Molle di Manado.

Kondisi angin, kata dia, puncaknya terjadi kemarin berkisar antara 15-30 knot atau sekitar 30-60 kilometer per jam. Sampai beberapa hari ke depan masih berpotensi terjadinya angin kencang tapi intensitas tidak sekuat kemarin, reratanya berkisar 10-20 knot." ujarnya.

Ben menambahkan naiknya air laut ke daratan di kawasan bisnis Manado Town Square dan Kawasan Megamas karena akumulasi dari tinggi gelombang, angin kencang serta topografi kawasan tersebut yang tergolong rendah.

"Di kawasan itu juga ada reklamasi, topografi rendah dan tidak ada mangrove atau bakau. Hal seperti ini (banjir rob) akan terjadi di kawasan ini apabila terjadi angin kencang dengan tinggi gelombang signifikan," ujarnya.

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini