Orang-orang Portugal dan AS Resmi Dilarang Masuk Inggris, Ini Penjelasannya...

Orang-orang Portugal dan AS Resmi Dilarang Masuk Inggris, Ini Penjelasannya... Kredit Foto: Antara/REUTERS/Phil Noble

Pemerintah Inggris kini menutup pintu untuk pelancong yang datang dari negara-negara Amerika Selatan dan Portugal, menyusul kekhawatiran yang tinggi terhadap varian baru Covid asal Brazil. Hal ini ditegaskan Menteri Transportasi Grant Shapps, belum lama ini. 

Sebelumnya, pada Rabu (13/1/2021), Perdana Menteri Inggris Boris Johnson juga mengungkapkan kekhawatirannya terhadap varian baru Covid yang ditemukan di Brazil. Apalagi, saat ini, pemerintah Inggris juga berjibaku memerangi varian Covid baru yang ditemukan di negaranya, yang memicu lonjakan kasus Covid pada akhir tahun 2020. 

Baca Juga: Darurat, Hotel-hotel di Inggris Siap Tampung Ribuan Pasien Covid-19

Varian Covid Brazil memiliki sejumlah karakteristik yang sama dengan yang ditemukan di Inggris dan Afrika Selatan, yang diyakini lebih cepat menular namun tidak mengakibatkan penyakit yang lebih parah.

"Saya telah mengambil keputusan untuk menutup pintu bagi pelancong yang datang dari Argentina, Brazil, Bolivia, Cape Verde, Chile, Kolombia, Ekuador, Guyana Prancis, Guyana, Panama, Paraguay, Peru, Suriname, Uruguay dan Venezuela mulai Jumat (15/1/2021) pukul 04.00 GMT, menyusul ditemukannya varian baru Covid di Brazil," kata Shapps via akun Twitternya, @grantshapps.

Shapps menjelaskan, Portugal masuk dalam daftar tersebut karena memiliki travel link yang dekat dengan Brazil. Namun, pekerja yang mengangkut barang-barang kebutuhan penting akan dikecualikan dari aturan ini.  

Upaya menangkal varian baru Covid, telah banyak menghambat perjalanan ke sejumlah negara. Termasuk Brazil, yang sudah menutup pintu terhadap pelancong dari Inggris pada Desember 2020. 

"Aturan ini tidak berlaku bagi warga negara Inggris, Irlandia, dan warga asing lainnya yang telah memiliki hak tinggal. Namun, mereka harus mengisolasi diri selama 10 hari.

Sesuai aturan lockdown nasional yang telah diterapkan pemerintah Inggris pada pekan lalu, perjalanan internasional memang tidak lagi diizinkan. Kecuali, untuk pekerjaan dan alasan terbatas lainnya.

Kepala Penasihat Ilmiah Inggris, Patrick Vallance mengatakan, varian Brazil cenderug mirip varian Afrika Selatan. Menurutnya, banyak PR yang harus dikerjakan untuk menetapkan kemajuran vaksin terhadap varian baru tersebut.

Seperti dikutip Reuters, berdasarkan studi yang diungkap pekan lalu, sejauh ini vaksin Pfizer/BioNTech terbilang efektif menghadapi mutasi virus yang ditemukan di Inggris dan Afrika Selatan. Namun, studi tersebut tidak membahas mutasi tambahan pada varian Afrika Selatan.

Lihat Sumber Artikel di Rakyat Merdeka Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Rakyat Merdeka. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Rakyat Merdeka.

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini