Tak Ada Iklan dan Jaga Privasi Pengguna, Bos Signal Ungkap Cara Perusahaannya Dapat Uang

Tak Ada Iklan dan Jaga Privasi Pengguna, Bos Signal Ungkap Cara Perusahaannya Dapat Uang Kredit Foto: Twitter/verge

Unduhan aplikasi Signal telah meroket sejak WhatsApp mengumumkan akan membuat pengguna berbagi beberapa data pribadi dengan perusahaan induknya, Facebook. Tetapi Signal tidak akan menggantikan WhatsApp, ujar Brian Acton, salah satu pendiri WhatsApp dan Signal Foundation.

Dilansir dari Business Insider di Jakarta, Kamis (14/1/21) Acton mengatakan kepada TechCrunch bahwa kedua aplikasi ini memiliki tujuan yang berbeda.

"Saya tidak ingin melakukan semua hal yang dilakukan WhatsApp," kata Acton, Executive Chairman Signal Foundation.

Baca Juga: Bye WhatsApp! Forbes Catat Harta Bos Signal Capai Rp35 Triliun

Dia berharap orang-orang mengandalkan Signal untuk berbicara dengan keluarga dan teman dekat sambil terus berbicara dengan orang lain di WhatsApp.

"Keinginan saya adalah memberi orang pilihan," kata Acton yang mengundurkan diri dari WhatsApp pada tahun 2017 karena perbedaan prinsip.

Pada 2018, ia mendirikan Signal Foundation dengan CEO Signal Moxie Marlinspike, ia juga mengucurkan dana USD50 juta dari uangnya sendiri. Signal pertama kali dibuat pada tahun 2014, berfokus pada privasi dan berjanji untuk tidak pernah menjual data pengguna atau menampilkan iklan dalam aplikasi.

Selanjutnya
Halaman

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini