Mengungkap Pendiri Signal, Aplikasi Pengganti WhatsApp yang Direkomendasikan Elon Musk

Mengungkap Pendiri Signal, Aplikasi Pengganti WhatsApp yang Direkomendasikan Elon Musk Kredit Foto: Forbes

Aplikasi perpesanan Signal tengah meroket usai mendapat dukungan dari orang terkaya sedunia, Elon Musk. Aplikasi yang didirikan salah satu pendiri WhatsApp ini mengalami peningkatan unduhan lebih dari 38 persen. Hal ini karena kebijakan baru WhatsApp yang memaksa pengguna serahkan data ke Facebook.

Dilansir dari Republic World di Jakarta, Rabu (13/1/21) Signal didirikan oleh kelompok kecil pada tahun 2013. Lalu, pada Februari 2018, Brian Acton bergabung dengan aplikasi perpesanan instan ini dengan dana awal USD50 juta atau sekitar Rp708 Miliar.

Baca Juga: Kenalan Sama Signal, Aplikasi Perpesanan Rekomendasi Orang Terkaya Dunia

Brian Acton sebelumnya bekerja di Yahoo dan ikut mendirikan WhatsApp bersama Jan Koum. Pria lulusan University of Pennsylvania dan Standford University ini meninggalkan WhatsApp pada 2017 karena tak sepakat dengan rencana Facebook menghasilkan uang dari WhatsApp.

Signal dikembangkan di bawah Signal Foundation dan juga Signal Messenger LLC. Signal Foundation ini merupakan lembaga non-profit yang didirikan Acton setelah hengkang dari Facebook Inc dan WhatsApp pada tahun 2017. Ia juga yang mendeklarasikan tagar #DeleteFacebook di Twitter.

Saat ini Signal Messenger telah menembus 10 juta lebih pengguna usai diluncurkan tahun 2013 silam oleh Moxie Marlinspike. Manajemen juga berjanji tak akan ada iklan di aplikasi perpesanan ini.

Brian Acton bergabung dengan Signal pada tahun 2018 usai hengkang dari WhatsApp tahun 2017 karena Facebook ingin mengejar iklan digital yang berarti data pengguna harus dikumpulkan. Sementara itu, Brian Action ingin agar data pengguna tak diusik.

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini