Cari Modal Hingga Setengah Triliun Buat Biayai Modal Kerja, Bank Net Syariah Jual Saham ke Publik

Cari Modal Hingga Setengah Triliun Buat Biayai Modal Kerja, Bank Net Syariah Jual Saham ke Publik Kredit Foto: Antara/Indrianto Eko Suwarso

PT Bank Net Indonesia Syariah yang dulunya bernama Bank Maybank Syariah Indonesia tengah bersiap untuk melakukan penawaran saham perdana atau Initial Public Offering (IPO) di Bursa Efek Indonesia. Bank Net Indonesia Syariah berencana melepaskan saham sebanyak-banyaknya 5 miliar lembar saham biasa dengan nilai nominal Rp100 setiap saham yang mewakili 37,90% dari modal disetor setelah Penawaran Umum Perdana Saham.

Dalam proses bookbuilding perseroan menetapkan range harga Penawaran Umum pada kisaran Rp103 per saham hingga Rp105 per saham, sehingga dana yang diperoleh berkisar Rp515 miliar hingga Rp525 miliar. Pencatatan saham perdana dijadwalkan pada tanggal 2 Februari 2021.

Direktur PT Bank Net Indonesia Syariah Basuki Hidayatmengatakan, proses bookbuilding dilakukan mulai dari tanggal 11 Januari 2021 sampai 18 Januari 2021. Adapun seluruh dana hasil IPO akan digunakan untuk modal kerja perseroan.

Baca Juga: Vaksin Siap Disuntikan, Saham Perusahaan Farmasi Kena Efek Samping Hingga Terbang Tinggi ke Awan

“Keseluruhan dana hasil IPO akan digunakan oleh perseroan untuk modal kerja seperti biaya pemeliharaan IT dan penunjangnya dan modal kerja lainnya, hal ini sejalan dengan rencana strategis bank yang akan bertransformasi menjadi bank digital” ujarnya di Jakarta, Selasa (12/11/2020).

Selain mencatatkan sahamnya, perseroan juga akan menerbitkan waran seri I sebanyak-banyaknya 2.800.000.000 (dua miliar delapan ratus juta) lembar atau sebesar 34,175% dari modal ditempatkan dan disetor penuh Perseroan pada saat pendaftaran. Waran Seri I ini diberikan secara cuma-cuma kepada para pemegang saham baru perseroan dengan perbandingan 25 (dua puluh lima) Saham Baru mendapatkan 14 (empat belas) Waran Seri I.

Baca Juga: Investor Asing Incar Saham Bank Besar Hingga Relakan Dana Senilai Triliunan Rupiah

Direktur Investment Banking PT. NH Korindo Sekuritas Indonesia Amir Suhendro Samirin selaku penjamin emisi efek mengatakan, Bank Net Indonesia Syariah telah mendapatkan izin pra efektif dari Otoritas Jasa Keuangan pada tanggal 8 Januari 2021 dan melaksanakan bookbuilding pada tanggal 11 Januari 2021 hingga tanggal 18 Januari 2021.

“Kami berkeyakinan bahwa proses bookbuilding ini akan mendapat respon yang bagus dari pasar serta dapat terserap dengan baik walaupun ditengah masa pandemi covid-19 ini,” katanya.

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini