Manajemen Liverpool Perpanjang Kontrak Salah

Manajemen Liverpool Perpanjang Kontrak Salah Kredit Foto: Reuters/Lee Smith

Masa depan Mohamed Salah di Liverpool, belakangan diperbincangkan. Bukankah Salah selalu menjadi pemain utama the Reds?

Dalam beberapa tahun terakhir, eks AS Roma itu tak tergantikan di lini depan Merseyde Merah. Hanya saja, perlahan tapi pasti, jagoan Mesir ini mulai dilirik para Raksasa Eropa. Real Madrid salah satunya.

Baca Juga: Mesut Ozil Hengkang dari Arsenal ?

The Kop mulai mengambil langkah antisipasi. Ada upaya dari manajemen Liverpool untuk memperpanjang kontrak Salah.

"Menurut jurnalis Fabrizio Romano, pihak klub dan perwakilan sang winger telah melakukan pembicaraan. Tapi belum ada deal yang terjadi," demikian laporan yang dikutip dari Sportsmole, Ahad (10/1).

Liverpool belum melihat upaya menahan Salah lebih lama lagi, sebagai prioritas mereka. Kebetulan kontrak eks Chelsea itu di Stadion Anfield, hingga Juni 2023.

Masih dua setengah tahun lagi. Ada banyak waktu bagi mereka untuk berdiskusi.

The Reds cenderung fokus ke upaya memperpanjang masa tugas Virgil van Dijk, dan Fabinho. Nama pertama masih dibekap cedera.

Apa pun itu, Liverpool patut waspada. Jika sampai lengah, mereka bisa mengulang kisah yang sama.

Kisah ketika tim tersebut kehilangan sosok andalan seperti Fernando Torres, Luis Suarez, hingga Philippe Coutinho. Kini Salah jadi salah satu penyerang berkelas di level tertinggi.

Salah bisa beradaptasi dengan kecepatan permainan sepak bola modern. Ia mampu bergerak dari sayap, lini kedua, bahkan di garis terdepan.

Ini musim keempat Salah berkostum the Reds. Sejauh itu, ia tampil dalam 177 laga di berbagai ajang, dan mencetak 111 gol.

Selama bermarkas di Anfield, pesepak bola 28 tahun ini nyaris meraih segalanya. Ia sudah mengoleksi medali gelar Liga Champions, Liga Primer Inggris, dan Piala Dunia antar Klub.

Madrid disebut-sebut berniat menggaet Salah pada bursa transfer musim panas 2021. Los Blancos dalam misi penyegaran di lini penyerangan.


Faktanya, Indonesia berada di urutan kedua terbawah dari 61 negara di dunia dalam hal minat baca. Mau sampai kapan? Mulai aja dulu dari #BacaSampaiTuntas

Lihat Sumber Artikel di Republika Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Republika. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Republika.

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini