Catat! Hary Tanoe Turun Gunung Buat Kembali Pimpin MNC, Pasar Sambut Gembira

Catat! Hary Tanoe Turun Gunung Buat Kembali Pimpin MNC, Pasar Sambut Gembira Kredit Foto: Ist

Pasar nampaknha menyambut positif Hary Tanoesoedibjo yang memimpin langsung PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN), baik secara de facto maupun de jure. Optimisme pasar tercermin dari pergerakan saham MNCN yang melesat 2,45% menjadi Rp1.255 per sahamĀ  pada pukul 13.05 perdagangan hari ini.

"Sekarang saya Dirut MNCN, baik secara de facto maupun de jure. Saya harap 2021 ini kita bisa lebih baik lagi. Kita bergerak cepat dengan visi yang tepat," kata Executive Chairman MNC Group Hary Tanoesoedibjo, Jumat (8/1/2021).

Sesuai dengan aturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK)-- tidak boleh merangkap lebih dari 2 posisi Dirut-- maka dengan menjadi Dirut MNCN dan tetap menjadi Dirut BMTR, Hary Tanoesoedibjo ke depan tak lagi menjadi Dirut PT MNC Land Tbk (KPIG), melainkan sebagai Komisaris Utama di KPIG.

Adapun, MNCN telah menyiapkan roadmap dan strategi menggenjot kinerja perseroan di 2021. Kekuatan infrastruktur produksi yang dimiliki diyakini mendorong perseroan jauh mengungguli kompetitornya.

Baca Juga: Kabar Perusahaan Milik Konglomerat Hary Tanoe: Habis Akuisisi Terbitlah....

MNCN memiliki tiga bisnis utama dalam peningkatan pendapatan, yaitu 4 stasiun televisi nasional (free-to-air /FTA), produksi konten dan bisnis digital melalui aplikasi RCTI+, media sosial dan portal.

Di bawah kepemimpinan Hary Tanoesoedibjo selama ini, audience share dan rating media-media MNCN moncer, melesat berkali lipat. Rekor-rekor tertinggi diciptakan.

Sebagai contoh, dari sisi digital, RCTI+ meroket pada akhir Desember 2020 dengan monthly active user/MAU di atas 23 juta dan registered users menembus 2,38 juta.

Dari sisi FTA, menutup tahun 2020, 4 TV MNCN membuktikan kualitasnya, sekaligus menjadi katalis bagi optimisme menyongsong 2021 dengan melanjutkan prestasi gemilang sepanjang 2020.

Menjadi jawara performa primetime, 4 stasiun televisi MNCN meroket hingga menembus pangsa pemirsa (audience share) 56,5%, atau tertinggi dalam sejarah industri pertelevisian.

Kinerja yang terus-menerus memecahkan rekor dan meroket tersebut kian menegaskan tayangan 4 televisi milik MNCN, yaitu RCTI, MNCTV, GTV dan iNews kian merebut hati publik.

Pada Malam Tahun Baru 31 Desember 2020, audience share pada primetime (18.00-22.30) dikuasai 4 TV MNCN, yaitu RCTI menembus 39,2%, MNCTV 10,7%, GTV 5,3% dan iNews 1,3% di Upper Middle.

Raihan RCTI 39,2% tersebut jauh melewati audience share Indosiar di posisi kedua, yaitu 11 dan SCTV di posisi keempat, yaitu 10,6%.

Baca Juga: Gamblang! Perusahaan Hary Tanoe Beberkan Fakta Caplok Broker Saham Asing, Ternyata Demi....

Adapun, performa 4 TV MNCN ditopang program televisi nomor 1 di Indonesia yaitu Sinetron Ikatan Cinta, yang terus mencetak prestasi yang mengagumkan. Pemainnya makin dikenal dan dicintai pemirsa, dan ceritanya makin bikin penasaran. Tak heran sinetron Ikatan Cinta rating dan pangsa pemirsanya terus melesat.

Capaian 4 TV MNCN pada 31 Desember 2020 tersebut menaklukkan prestasinya sendiri yang meraih total audience share tertinggi dalam sejarah, yaitu 55,3% pada Sabtu, 26 Desember 2020. Sumbangan terbesar diberikan RCTI dengan audience share menembus 36,9%, MNCTV 9,2%, GTV 7,6% dan iNews 1,6% pada primetime di Upper Middle.

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini