Titah Anies Baswedan: Selidiki Tunawisma yang Ditemukan Risma

Titah Anies Baswedan: Selidiki Tunawisma yang Ditemukan Risma Kredit Foto: Antara/Galih Pradipta

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria (Ariza) menyatakan, Pemprov DKI Jakarta menyambut baik blusukan yang dilakukan Risma dengan cara menemui tunawisma di Jakarta.

Untuk menindaklanjuti hal itu, Ariza mengaku dia bersama Gubernur Anies Baswedan memerintahkan Kepala Dinas Sosial DKI Jakarta mengecek sosok tunawisma yang ditemui Risma di Sudirman-Thamrin, mengingat wilayah tersebut tidak terletak di pinggiran kota.

Baca Juga: Aksi Blusukan Dianggap Cari Sensai, Halo Bu Risma, Ibu Balik Saja Deh ke Surabaya

"Kami, saya, Pak Gubernur memerintahkan langsung Kadinsos untuk mengecek siapa orangnya, kenapa ada di situ. Setahu kami, jalan ke Jalan Sudirman-Thamrin itu cukup jauh. Kalau ada di pinggiran-pinggiran, ada betul. Kalau ada di kolong jembatan, betul masih ada," ujar Ariza, Rabu (6/1/20021).

Menurut Ariza, dirinya baru dengar ada tunawisma di Jalan Sudirman-Thamrin. "Terkait dengan adanya tunawisma di Jalan Sudirman-Thamrin, memang saya sendiri hidup di Jakarta sejak umur empat tahun baru dengar ada tunawisma di Jalan Sudirman-Thamrin," ujar Ariza.

Ariza menambahkan, adanya tunawisma itu tidak hanya di Jakarta, tapi juga di seluruh provinsi di Indonesia dengan permasalahan perkotaannya masing-masing.

"Di seluruh Indonesia di kota, ada orang yang belum memiliki rumah mencari tempat berteduh, tinggal di tempat yang paling baik dan paling enak, di antaranya tempat yang paling enak bagi tunawisma adalah di kolong jembatan. Kalau kita ke kota-kota di seluruh Indonesia bahkan di negara lain, juga ada tunawisma yang memang tinggal berteduh di kolong kolong jembatan," Riza menambahkan.

Seperti diketahui, setelah dilantik sebagai Mensos, Risma kerap melakukan blusukan. Seperti pada Senin lalu, Risma menemui gelandangan dan pemulung di kawasan Sudirman-Thamrin dan Pasar Baru, Jakarta Pusat.

Risma blusukan menyusuri jalur pedestrian Jalan Thamrin, Jakarta Pusat, kemudian mantan Wali Kota Surabaya itu bertemu dengan tiga gelandangan dan mengajak mereka tinggal di tempat penampungan. Kepala Bagian Publikasi dan Pemberitaan Kemensos Herman Kuswara mengungkapkan, alasan Mensos Tri Rismaharini rajin blusukan di Jakarta karena ingin melakukan pemetaan permasalahan sosial.

"Yang pertama ingin melakukan pemetaan permasalahan-permasalahan sosial yang aktual dan faktual. Sehingga Ibu, istilahnya dengan blusukan, melihat beberapa titik itu sebetulnya ingin memotret sejauh mana permasalahan-permasalahan sosial yang ada dan berkembang saat ini, yang memiliki urgensi untuk segera ditangani kan itu," ungkap Herman Kuswara saat dihubungi.

Lihat Sumber Artikel di Republika Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Republika. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Republika.

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini