Jilat Ludah Sendiri, Pejabat Skotlandia yang Positif Corona Ditahan Polisi Usai Keluyuran

Jilat Ludah Sendiri, Pejabat Skotlandia yang Positif Corona Ditahan Polisi Usai Keluyuran Kredit Foto: Unsplash/Charlie Seaman

Anggota Parlemen Skotlandia, Margaret Ferrier ditahan kepolisian Skotlandia. Pasalnya, dikutip dari independent.co.uk, dia diketahui melakukan kegiatan luar ruangan dan beraktivitas di saat dirinya positif Covid-19.

Ferrier diskors Partai Nasional Skotlandia (SNP) setelah perjalanannya terungkap. Sejauh ini, dia belum mau memenuhi tuntutan anggota parlemen untuk mundur dari posisinya.

Baca Juga: Perhatian, Boris Johnson Kembali Kunci Inggris Rapat-rapat

Pemimpin SNP, Nicola Sturgeon, merupakan satu dari sekian banyak anggota parlemen yang meminta Ferrier mundur, setelah dia mengaku telah melakukan perjalanan kereta selama lima jam sebanyak dua kali saat dinyatakan positif Covid-19.

Anggota parlemen itu melakukan perjalanan dari Glasgow menuju London dua kali saat menderita gejala virus SARS CoV2. Ini adalah kali kedua dia melakukan pelanggaran.

Juru Bicara Kepolisian Skotlandia menyebut, mereka sudah menahan Ferrier, atas tindakan sembrononya dan membahayakan orang lain.

“Ini mengikuti penyelidikan menyeluruh oleh Polisi Skotlandia terhadap dugaan pelanggaran peraturan pada 26 dan 29 September 2020," jelas pihak kepolisian kepada Independent, Selasa (5/1/2021).

Selain bepergian ke gedung parlemen di London, berdasarkan unggahan media sosial juga menunjukkan, dia telah mengunjungi sejumlah orang di daerah pemilihannya. Dia bahkan diketahui mengunjungi toko suvenir, gym, dan salon.

Lihat Sumber Artikel di Rakyat Merdeka Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Rakyat Merdeka. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Rakyat Merdeka.

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini