Gandeng Meiwa, PURE Lakukan Studi Kelayakan Pembangunan Smelter di Indonesia

Gandeng Meiwa, PURE Lakukan Studi Kelayakan Pembangunan Smelter di Indonesia Kredit Foto: Ist

Usai melakukan ground breaking pembangunan smelter di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Palu pada 28 Oktober 2020, PT Trinitan Metals and Minerals Tbk (TMM), yang memiliki kode saham PURE, belum lama ini menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan Meiwa Corporation, Jepang untuk melakukan studi kelayakan (feasibility study) pada usaha bersama smelter nikel dan kobalt PURE.

Direktur PURE, Widodo Sucipto dalam keterangan persnya mengatakan bahwa Meiwa Corporation akan dijembatani oleh Nippon Trinitan Corporation (NTR) dalam melakukan studi kelayakan yang ditargetkan pada kuartal pertama tahun 2021.

Baca Juga: Asing Guyub di Saham-Saham Milik Konglomerat Meski Puluhan Miliar Rupiah Melayang

"Seperti yang sudah saya sampaikan sebelumnya, setelah ground breaking kami akan melakukan studi kelayakan dengan perusahaan Jepang yang ditargetkan selesai pada Maret 2021, dan PURE akan memindahkan peralatan di Polman (Polewali Mandar) ke KEK Palu secara paralel," ujar Widodo Sucipto.

Menurut Widodo Sucipto, pihaknya telah bertemu dengan perwakilan PT Meiwa Trading Indonesia (anak perusahaan Meiwa Corporation) yang berkunjung ke Pilot Plant PURE di Bogor, Jawa Barat. Lebih lanjut, kata Widodo, PURE dan Meiwa Corporation, Jepang juga telah menggelar virtual kick-off meeting pada Rabu (23/12).

“Setelah studi kelayakan ini selesai, kami berencana untuk melakukan DED (Detailed Engineering Design) dengan perusahaan Jepang, dan memindahkan Pilot Plant kami di Bogor, Jawa Barat ke Palu,” tutup Widodo Sucipto.

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini