Ya Tuhan, ITS Terpaksa Lockdown Kampus Usai Rektornya Positif Corona

Ya Tuhan, ITS Terpaksa Lockdown Kampus Usai Rektornya Positif Corona Kredit Foto: Unsplash/Glen Carrie

Rektor Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya, Mochamad Ashari, dinyatakan positif Coronavirus Disease 2019 atau COVID-19. Itu diketahui berdasarkan hasil tes usap pada Jumat, 25 Desember 2020. 

Dengan kondisi demikian, maka pihak kampus ITS memutuskan untuk menutup sementara tempat perkuliahan tersebut, selama dua pekan ke depan. 

Baca Juga: Risma Naik Jadi Mensos, Hubungan Pemprov Jatim dan Pemkot Surabaya Akrab Lagi

"Kondisi beliau saat ini dalam keadaan baik dan sedang dilakukan perawatan di salah satu rumah sakit di Surabaya. Dimohon kepada seluruh civitas ITS agar turut serta mendoakan beliau, agar beliau segera kembali pulih dan sehat serta dapat kembali memimpin kampus kita tercinta ITS," kata Kepala Unit Komunikasi Publik ITS, Anggra Ayu Rucita, dalam keterangan tertulis. 

Bersamaan dengan itu, Anggra menginformasikan bahwa otoritas ITS menutup sementara area kampus selama dua pekan ke depan. Penutupan dilakukan dari 24 Desember 2020 sampai 10 Januari 2021. 

"Satgas ITS merekomendasikan dan telah disetujui oleh pimpinan ITS, mengenai larangan masuk kampus ITS (lockdown) per tanggal 24 Desember 2020 hingga 10 Januari 2021," tulis dia. 

Pihak kampus meminta kepada seluruh civitas ITS yang sedang sakit, mengetahui ada yang sakit, serta ingin mengetahui langkah dan pencegahan COVID-19, agar menghubungi Hotline Satgas COVID-19 ITS di nomor 08113010103. 

"Kami mendoakan semoga semua dalam keadaan sehat dan kuat selalu. Selalu ingat jaga protokol kesehatan dan jaga imunitas tubuh," katanya.

Lihat Sumber Artikel di Viva Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Viva. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Viva.

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini